Selasa, 13 Agustus 2019

Kesenjangan upah di Liga Inggris, Petugas kebersihan Old Trafford berjuang keras untuk bisa beli makan.


Satrianinewsmedia, UK

    Liga Inggris baru saja menutup jendela transfer pemain musim panas pada Kamis 8/8. Para klub menghabiskan total £4,1 miliar atau Rp 70 Triliun menurut Firma Akunting Profesional Deloitte. 

Namun ditengah tingginya belanja dan gaji para pemain di klub klub Liga Inggris, banyak pekerja di klub klub ini seperti Petugas kebersihan, Security, penyedia makanan dan staf staf lainya tidak mendapatkan upah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. 

Lembaga pengawas bernama Living Wage Foundation mengatakan bahwa dari 20 klub di Liga Premier Inggris hanya ada 4 klub yang mendapatkan akreditasi bahwa mereka membayar upah sesuai dengan ketentuan upah untuk kebutuhan hidup (Living Wage). 


Banyak klub yang tidak meminta akreditasi ini dan di tuduh tak mampu melihat kenyataan "kehidupan dan perjuangan para pekerjannya". Perusahaan yang mendapat akreditasi dari Living Wage Foundation berkomitmen untuk membayar Staf dan Pekerja Kontraktor dari pihak ketiga sebesar £9 per jam atau sekitar Rp 179.000 / jam untuk London diatas upah minimum sebesar £8,2 atau sekitar Rp 140.000 / jam. Angka ini lebih besar daripada upah minimum nasional di Inggris sebesar £8,21 atau sekitar Rp 140.000 / jam. 


Klub yang saat ini sudah menyatakan komitmen membayar Living Wage adalah EVERTON, LIVERPOOL, CHELSEA dan WEST HAM. Sementara itu klub Inggris di Luar Premier League yang telah melakukan ini adalah LUTON TOWN yang baru saja mendapatkan promosi ke Championship, 1 kasta di bawah Premier League. 

"Saya berjuang keras untuk bisa beli makan keluarga dan terkadang harus membeli makanan yang didiskon karena hampir lewat masa kadaluarsa," kata seorang petugas kebersihan yang bekerja di Stadion milik Manchester United Old Trafford. "Mengingat besarnya uang yang beredar disepakbola,akan menyenangkan seandainya klub membayar upah yang layak kepada pekerjanya," tambahnya lagi. 


Menurut Bussines Insider dari 25 pemain bergaji tinggi di Liga Inggris, 6 diantaranya adalah bermain untuk Manchester United. Termasuk prmain bergaji tertinggi Alexis Sanchez yang mencapai £350.000 atau Rp 6 miliar / minggu.

Penghasilan klub klub Liga Inggris pada musim 2017/18 adalah sebesar £4,8 miliar atau Rp 82,258 Triliun. Pada tenggat jendela transfer hari Kamis 8/8 klub klub Liga Inggris menghabiskan £1,41 miliar (sekitar Rp 24,163 Triliun.  Biaya transfer pemain baru masih dibawah rekor tahun 2017 sebesar £1,43 milyar. 

Lembaga Advokasi Citizen UK mengatakan musim Liga baru ini tidak boleh ada lagi pegawai klub yang dibiarkan hidup seperti itu dan tidak dibenarkan bila klub menghambur hamburkan uang untuk keperluan transfer pemain dan tidak memperdulikan pekerja lainya. 



(Singgih Satriani) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar