Jumat, 30 Agustus 2019

Begini cara Lurah di Jombang mengorupsi bantuan Dana Desa.


Satrianinewsmedia, Jombang

   Kejasaan negeri Kabupaten Jombang Jawa Timur menetapkan Kepala Desa Dukuhmojo Pranajaya sebagai tersangka akan kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa. 

Kepala Desa Dukuh Mojo tersebut dikenakan pasal tentang kerugian warga negara. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jombang M Sallahudin mengatakan Pranajaya sebagai kepala pememerintahan desa di desa menyelewengkan Dana desa Sebesar Rp 278,4 juta. 

"Uang itu ia dapat dari dua proyek Pembangunan tembok penahan tanah di Dusun Kemudo Selatan Desa Dukuhmojo senilai Rp 257,8 juta Berdasarkan hasil penyelidikan hingga tahap penyelidikan unsur melakukan tindak perdana sudah terpenuhi," kata M Sallahudin saat ditemui kompas.com di Kejari. 


Kasus dugaan korupsi dana desa di Dukuhmojo itu mulai naik ke Tahap penyidikan pada 17 Juli 2019 kemudian pada tanggal 19 agustus penyidik menetapkan Kepala Desa Dukuhmojo sebagai tersangka. 

Terungkapnya kasus korupsi Dana Desa berawal dari laporan pengaduan umum yang diterima Kejari Jombang beberapa bulan lalu. Hasil penyelidikan Kejari Jombang juga selaras dengan hasil Evaluasi Inspektorat Pemerintah Kabupaten Jombang yang menemukan adanya penyelewengan. 

Sallahudin menerangkan bagaimana modus tersangka melakukan penyelewengan Dana Desa. Penyelewengan di duga dialkukan dengan menerima anggaran namun tidak ada proyek,". 

"Ini proyek fiktif, tidak dikerjakan tetapi laporannya ada," ujar Sallahudin. Selain proyek fiktif pembangunan tembok penahan tanah, tersangka juga diduga meraup dana desa pada pos bantuan kegiatan Sosial Kemasyarakatan senilai Rp 20,6 juta. 

Anggaran kegiatan NON FISIK berupa bantuan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang dikeluarkan dari Kas Desa. 

Namun anggaran tersebut tidak diketahui kemana peruntukanya, padahal bantuan tersebut untuk bantuan Pendidikan anak usia dini, pembelian alat peraga, dan pembelian alat kesenian untuk forum kewaspadaan dini dan kegiatan masyarakat lainya di Desa. 





Sumber : Kompas.com

Editor : Singgih Satriani 

Miras diduga pemicu tawuran Karnaval di Wlingi Blitar

.                                  (Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridho)


Satrianinewsmedia, Blitar

    Karnaval di Kecamatan  Wlingi Kabupaten Blitar berujung ricuh. Karnaval fi gelar di hari Kamis 29/8. Siang itu euforia karnaval diwarnai insiden baku hantam antara peserta karnaval dengan penonton. 

Video kericuhan ini bahkan sempat viral diberbagai media sosial. Dalam video terlihat peserta pawai menggunakan pakaian serba hitam mirip setelan jas. Mereka terlibat keributan dengan seseorang yang berada ditengah kerumunan. 

Berdasarkan rilis yang disampaikan Polres Blitar, Peserta karnaval yang terlibat keributan tersebut adalah peserta parade seni dari Rombongan lingkungan Kauman Kelurahan Babadan Kecamatan Wlingi. 

Dari keterangan saksi hal ini diketahui dari identitas kendaraan yang digunakan. Barisan tersebut tampak menggunakan setelan jas warna hitam dan kemeja warna putih. 

Keributan terjadi karena kesalahpahaman, saat itu korban bersama dua rekannya sedang berada dipinggir jalan saat rombongan pawai melintas. Kemudian terjadi keributan antara rombongan pelaku dengan barisan peserta yang ada didepannya. 

Korban yang saat itu sedang menonton dipinggir jalan dikira dikira anggota rombongan yang sempat ribut dengan rombongan pelaku. Hingga akhirnya rombongan pelaku menghujani dengan pukulan. 

Selain karena hal ini diungkapkan Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridho,  

"Informasi memang ada beberapa orang yang terpengaruh alkohol sehingga memicu keributan, Sedang kita telusuri darimana asal alkohol tersebut. Karena jelas MUSPIKA setempat sudah melarang dan mewanti wanti agar tidak ada yang mengkonsumsi alkohol," ungkap Kapolres 30/8.

Ia sangat menyesalkan kejadian tersebut, karena seharusnya karnaval yang digelar untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke 74 ini seharusnya berlangsung aman tertib dan damai. 

"Ini tidak perlu terjadi apabila peserta maupun warga yang menyaksikan sama sama bisa menahan emosi," jelasnya. 

Saat ini perkara keributan ini sudah ditangani pihak kepolisian. Korban atas nama Danang Miswanto (22) warga lingkungan Krakal kelurahan Klemunan Kecamatan Wlingi telah membuat laporan di polsek Wlingi dan saat ini sudah di visum. 

"Korban sudah melapor dan di visum, sementara saksi saksi juga sudah dimintai keterangan awal," jelasnya. 

Lebih lanjut dia menyebut yang dilakukan pembuat keributan dalam karnaval tersebut sudah diluar batas, ia menegaskan jika para pembuat keonaran ini harus tanggung jawab secara hukum. 

"Kita akan selesaikan secara profesional, yang terlibat harus bertanggung jawab secara hukum," ungkap Anisullah. 

Perlu kita ketahui sesaat sebelum kejadian Kapolres Blitar AKBP Annisullah M Ridho bersama Bupati Rijanto dan sejumlah tokoh masyarakat bahkan hadir untuk memberangkatkan peserta karnaval. 







Editor : Singgih Satriani 

Kamis, 29 Agustus 2019

Lezatnya Soto Gurit di Desa Gurit Blitar



Satrianinewsmedia, Blitar

   Soto Gurit, kuliner khas Desa Gurit Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar ini terkenal dengan kuah santannya yang kental dan rasa yang selalu memanjakan lidah para penikmatnya. 

Kuah santan berwarna kuning sekilas mudah mengingatkan kita dengan makanan Opor Ayam. 


Saat dicicipi tak sulit kita merasakan kelezatan sotonya yang begitu khas dan menggugah selera. 


Seporsi soto gurit di sajikan bersama potongan ayam, nasi, tauge dan sambal bersiramkan kuah santan. Cita rasanya yang kuat berasal dari olahan bumbu Rahasia yang meresap kedalam bahan bahan sotonya.

Jika ingin menikmati sajian special ini kita harus bertolak 15km dari pusat Kota Blitar menuju Desa Gurit di Kecamatan Wlingi.

Gapura desa Gurit dapat ditemukan tak jauh dari Pasar Wlingi. Dari Gapura kita dapat menyisir perjalanan dengan Google Map atau kita bisa bertanya pada warga di Desa Gurit. Soalnya warung soto gurit ini lumayan terkenal.


Sesampai dilokasi kita dapati gerai soto sederhana dengan beberapa meja dan kursi yang sekilas tak menunjukan betapa istimewanya makanan yang disajikan disini.


Gerai soto ini resep nya telah turun temurun. Untuk jam operasionalnya, gerai soto gurit ini mulai buka dari pukul 16.30 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Sebab lokasinya yang gampang ditemukan, soto gurit kerap menjadi tempat jujugan para pecinta soto yang khususnya berlibur menyambangi Kota Blitar. Untuk seporsi nya pun kita hanya mengeluarkan uang Rp 7500 saja.








Sumber Referensi : Suara.com / Travelingyuk

Editor : Singgih Satriani



Pasang status janda di medsos, istri dibunuh suami.



Satrianinewsmedia, Jakarta

   Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu mengatakan tersangka berinisial SO membunuh istrinya SR karena kesal sang istri memasang status janda pada akun Facebook. 

Selain itu istrinya pun juga memblokir akun Facebook milik tersangka. 

"Pelaku marah karena istri tulis statusnya di akun Facebook janda, padahal mereka masih suami istri. Itu yang melatar belakangi kejadian suami bunuh istri kemaren," kata Erick 29/8.

Tersangka dan korban berselisih paham selama sebulan karena tersangka terlalu posesif kepada istrinya. 

"Kejadian pembunuhan kemaren itu juga merupakan puncak dari pertengkaran yang terjadi sejak satu bulan lalu akibat rasa posesif suaminya," ungkap Erick. 

Kini SO ditahan di Polsek Kebon Jeruk. Jenazah SR (43) ditemukan di jalan pilar lapangab bola Kedoya Selatan Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Rabu pagi 28/8. Ditubuh korban ditemukan beberapa luka tusukan 

"Ya kami nggak tahu bagaimana kronologinya, orang kejadian tengah malam," kata Marsenah (65) pemilik kontrakan. Marsenah mengatakan korban sudah 4 bulan menempati kontrakan nya tersebut. Ia sudah pernah mencoba mengusir korban dan suaminya karena sering konflik. Namun karena kasihan ia membiarkan korban tetap tinggal di kontrakannya. 

"Ini laki sudah pernah saya usir enggak pernah balik lagi, eh kemarin balik lagi tengah malam dari Sukabumi malah begitu," ungkap Marsenah. Bahkan SR sudah mencoba mengganti gembok kamar agar suaminya tidak bisa mengusiknya lagi. 

Saat kejadian Marsenah sedang tidur dan anaknya lah yang kemudian membangunkannya dan mengabarkan bahwa SR telah meninggal dunia. Setelah mendapat kabar tersebut Marsenah bergegas ke rumah sakit bersama salah satu penyewa kamar kos kontrakannya. 

"Dia awalnya (pelaku)  bilang ke Opik (tetangga kos korban) kalau bininya jatuh dari kamar mandi. Minta tolong bawa ke rumah sakit," kata Marsenah. 

Namun setelah diselidiki SO (31) yang merupakan suami korban mengakui dirinnya lah yang telah membunuh istrinya. 

"Habis ditanya tanya polisi, akhirnya pelaku ngaku juga kalau itu orang yang bunuh," kata Marsenah. 








Sumber : Kompas

Editor : Singgih Satriani

Kemenangan Blitar Bandung United atas PSGC Ciamis akhiri catatan 9 tanpa kemenangan.



Satrianinewsmedia, Bandung

   Blitar Bandung United akhirnya bisa meraih kemenangan saat menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Siliwangi kamis 29/8. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama setelah 9 laga sebelumnya hanya berakhir dengan skor imbang dan kalah. 

Blitar Bandung United meraih kemenangan ke dua pada Liga 2 2019 saat menghadapi PSGC Ciamis. Blitar Bandung United baru mampu mencetak gol pada babak ke dua di menit 53.

Memanfaatkan umpan dari Tantan, Puja Abdilah berhasil membuat Blitar Bandung United unggul terlebih dulu. 

Pada menit ke 75 Blitar Bandung United sukses menggandakan keunggulannya lewat Muchlis Hadi. Jelang laga usai PSGC Ciamis sempat memperkecil kedudukan menjadi  2-1 lewat Engkus Kushawa pada menit ke 89.

Skor 2-1 untuk keunggulan Blitar Bandung United bertahan hingga peluit akhir pertandingan berbunyi. 







Penulis : Singgih Satriani 

Penemuan mayat bayi mengambang di Blitar.



Satrianinewsmedia, Blitar 

   Penemuan sesosok mayat bayi ditemukan mengambang di Sungai Brantas tepatnya di dekat Penyeberangan Pema Dusun Wadang Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar Jawa Timur pada kamis 29/8.

Saat ditemukan kondisi mayat bayi berkelamin perempuan itu sudah mulai membengkak. Ruli Agung Setyawan pekerja Perahu Penyeberangan Pema mengatakan sempat melihat mayat bayi mengambang di pinggir sungai brantas. Lalu ada salah satu warga yang berusaha membawa mayat bayi itu ke tepi. 

"Mayatnya mengambang terbawa arus sungai dari timur posisinya di pinggir, kemudian ada warga yang meraihnya dengan kayu," kata Ruli. 

Dari awal warga sudah tahu kalau benda yang mengambang itu adalah mayat bayi, sebab ada warga yang sudah mengikuti mayat bayi mengambang itu sejak terbawa arua dari timur. 

"Warga sudah tahu ada mayat bayi terbawa arus sejak di penyeberangan Kaliwungu, posisinya ada disebelah timur penyeberangan Pema," ujarnya. 

Peristiwa penemuan mayat bayi itu kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Wonodadi. Polisi segera terjun ke lokasi untuk mengevakuasi mayat bayi tersebut. 

Kondisi mayat bayi sudah membengkak, tali pusar masih menempel di perut. Polisi kemudian membawa mayat bayi tersebut ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar guna keperluan Autopsi. 






Sumber : Tribun Jatim 

Editor : (Singgih Satriani)

Pengedar sabu kelas teri di Blitar Kota diringkus.



Satrianinewsmedia, Blitar

    Satuan Narkoba Polres Blitar kota meringkus dua pemuda yang diduga menjadi pengedar sabu sabu di Kota Blitar. Kedua pelaku adalah Fernandika Arga Ramadhani (20) dan Farhan Arrohman Maulanan (19) warga kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar. 

"Kedua nya kami tangkap kemarin di rumahnya," kata Kasat Narkoba Polres Blitar AKP Imron rabu (28/8). Awalnya polisi menangkan Fernandika dirumahnya. Polisi menyita barang bukti sabu sabu seberat 0,27 gram dari Fernandika. 

Fernandika mengaku membeli sabu sabu dari seseorang yang bernama Heri, sistem pengiriman sabu dilakukan dengan cara sistem ranjau. "Dia bertransaksi lewat ponsel, lalu barangnya di kirim dengan sistem ranjau. Barang ditaruh di suatu tempat yang sudah mereka sepakati," ujar Imron. 

Dari penangkapan Fernandika polisi mengembangkan kasus itu, saat diperiksa Fernandika mengaku membeli barang itu patungan dengan temannya yang bernama Farhan. Polisi segera menangkap Farhan. Polisi menyita barang bukti sabu sabu seberat 0,51 gram dari Farhan. 

Sabu itu terbagi dalam 3 plastik kecil, "Mereka membeli sabu sabu secara patungan, Fernandika mengeluarkan uang Rp 150 ribu dan Farhan Rp 50 ribu. Rencananya sabu sabu itu akan di jual kembali," katanya. 

Dikatakannya polisi masih mengembangkan lagi kasus itu. Polisi sedang memburu pemasok sabu sabu ke kedua pelaku, "Kami masih melacak keberadaan Heri yang diduga memasok sabu sabu kepada kedua pelaku," tandasnya. 







Sumber : Surya Malang

Editor : Singgih Satriani 

Rabu, 28 Agustus 2019

Polres Blitar berbagi kasih dengan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).


Satrianinewsmedia, Blitar

   Kepolisian Resor Blitar Jawa Timur mengadakan program program peduli kasih bersama Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Sebagai bentuk perhatian dengan harapan mereka yang dirawat dapat lebih terhibur. 

"Ini dalam rangka HUT ke 71 Polwan di Polres Blitar bersama Posyandu Kesehatan Jiwa Seroja Warta Kecamatan Talun Kabupaten Blitar mengadakan kegiatan peduli kasih bersama ODGJ, ini merupakan kegiatan sosial," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Blitar yaitu Iptu Muh Burhanudin di Blitar (28/8). 

Ia mengatakan dalam kegiatan tersebut terlebih lagi membantu mereka yang mengalami gangguan jiwa dengan itu diharapkan bisa memberikan lebih perhatian agar mereka yang dalam pengobatan ke depan bisa menjadi lebih baik. 

Sementara itu perwakilan dari Puskesmas Talun Dewi Triani mengatakan bentuk perhatian dari masyarakat terhadap ODGJ sangat diperlukan agar mereka bisa menjadi lebih baik. 

"Kita semua juga harus peduli dengan saudara saudara kita ODGJ dan semoga kepedulian ini tidak hanya terhenti disini," kata Dewi. Ia menambahkan program Posyandu Seroja Warta Kecamatan Talun ini adalah swadaya dibawah binaan warga setempat yang bernama sutris. 

Namun dari Puskesmas juga tetap memdampingi terutama di bagian Programer jiwa. Kepala Desa Jajar Kecamatan Talun Hardoyo mengaku sangat senang dengan kegiatan ini, Dirinya berharap masyarakat umum nantinya juga ikut membantu setidaknya memberikan perhatian kepada ODGJ agar mereka kembali pulih dan bisa beraktivitas di masyarakat. 

Pengasuh Posyandu Jiwa Seroja Warta Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Sutris mengaku perhatian tersebut memang diperlukan. "Kami terimakasih ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara kitaODGJ," kata dia. 

Dalam kegiatan ini sejumlah acara digelar misalny seperti Cukur Rambut, Menari bersama, serta pemberian tali asih. Acara itu selain dihadiri jajaran petinggi Polres Blitar, juga dihadiri sejumlah tamu undangan lainnya. 









Sumber : Antara News

Editor : Singgih Satriani 

Rumah pensiunan PNS di Blitar di satroni maling, barang barang pribadi amblas.



Satrianinewsmedia, Blitar 

   Rumah milik Sumardi (61) pensiunan PNS di Desa Ngaglik Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Jawa Timur di acak acak maling. Pencuri berhasil menggasak 1 unit sepeda motor, 2 buah handphone, 1 cincin emas dan uang tunai Rp 150ribu. 

"Saat olah TKP kami menemukan sepeda pancal dibelakan rumah korban, kami belum tahu pemilik sepeda pancal itu siapa, sepedanya kami amankan guna barang bukti," kata Kapolsek Srengat Kompol Durrohman pada hari Rabu (28/8). 

Peristiwa pencurian di Rumah Sumardi terjadi pada hari senin 26/8. Saat itu korban bersama istrinya, Jumiasri pergi ke rumah saudaranya yang masih satu desa, jarak rumah korban dan saudaranya hanya berjarak sekitar 500 meter. 

Sebelum pergi korban tidak mengunci pintu belakang samping kiri rumah. Sepulang dari rumah saudaranya korban hendak masuk rumah lewat pintu belakang samping kiri tadi. Korban kaget tiba tiba pintu itu terkunci dari dalam. 

Korban lalu masuk lewat pintu samping lainnya. Sesampai didalam rumah korban lebih kaget lagi karena melihat kondisi kamar sudah acak acakan. Sepeda Motor Honda Supra miliknya yang diparkir didalam rumah juga tidak, korban segera mengecek barang barang berharga miliknya, Tapi memang apes ternyata 2 buah ponsel, cincin emas dan uang tunainya juga lenyap. 

Dalam kasus ini Polsek Srengat masih melakukan penyelidikan mendalam dengan menanyai para saksi saksi yang ada dan juga mengamankan barang bukti sebuah sepeda pancal yang tak tahu siapa pemiliknya. 








Sumber : Jatim Times

Editor : Singgih Satriani 

PLN meluncurkan merk dagang STROOMNET (Internet berlangganan), Ini persyaratan nya.



Satrianinewsmedia, Jakarta

   Promo internet yang ditawarkan anak Perusahaan PLN yakni ICON Plus (Icon+)  memang menggiurkan lantaran biaya berlangganan yang tergolong cukup murah. Paket internet PLN yang mengusung merek dagang STROOMNET bisa dibeli dengan harga promo mulai dari Rp 89.000 per bulan. 

Dengan biaya berlangganan segini anda bisa menikmati akses internet dengan kecepatan hingga 5 mbps tanpa batas kuota (Unlimited). Tapi jangan senang dulu, sebab syarat yang harus dipenuhi untuk berlangganan STROOMNET tidaklah semudah yang anda bayangkan. 

Salah satunya anda wajib melakukan penambahan daya listrik dirumah. Tentu saja untik itu peminat STROOMNET musti mengeluarkan biaya tambahan. Selain itu tidak semua wilayah terjangkau oleh layanan STROOMNET. Untuk mengecek apakah tempat tinggal anda sudah dijangkau layanan STROOMNET atau belum, peminat paket murah ini perlu mengecek langsung ke Call Centre PLN atau ke kantor PLN tempat anda berada. 


Peminat yang tempat tinggalnya belum dijangkau STROOMNET masih bisa mengajukan permohonan berlangganan. Namun permohonan tersebut tidak bisa langsung disetujui oleh PLN. Sebab butuh 10 orang peminat yang tinggal berdekatan, baru PLN akan memasang jaringan internet STROOMNET dirumah anda. 

Solusi lainya anda harus mencari sendiri tambahan 9 orang peminat STROOMNET yang rumahnya berdekatan dengan tempat tinggl anda. Diantara sederet persyaratan berlangganan STROOMNET, bisa jadi syarat mengumpulkan peminat yang tinggal berdekatan dengan rumah kita inilah yang sulit untuk dipenuhi. Maklum tingkat kebutuhan orang akan internet tidak sama. 

Ketentuan lain yang wajib disimak adalah anda akan mendapatkan fasilitas gratis biaya instalasi STROOMNET yang normalnya bertarif Rp 450000. Namun tarif promo bulanan STROOMNET hanya berlaku selama satu tahun pertama. Tahun berikutnya anda harus membayar biaya berlangganan dengan tarif normal sebesar Rp 101.000 per bulan. 

Selain itu anda juga mesti berlangganan STROOMNET minimal Dua Tahun. Jika pelanggan melakukan pembatalan sebelum masa kontrak berakhir, akan dikenakan sangsi biaya jasa terminasi dan biaya penggantian perangkat sebesar Rp 885.000.

Dengan persyaratan yang begitu rumit masihkah anda tertarik dengan promo ini????? 









Sumber : PLN 

Editor : Singgih Satriani 

Tak punya tangan dan kaki, Gadis Bali dipersunting Bule Jerman.



Satrianinewsmedia, Bali

   Ni Ketut Raka (34) gadis asal Dusun Kelemahan, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung yang tidak memiliki tangan dan kaki dipersunting oleh seorang Bule Jerman bernama Michael Bommel. 

"Mereka memutuskan menikah di Nusa Penida dengan istiadat Bali," kata kepala Desa Suana I Putu Rai Sudarta (28/8). Pernikahan dilakukan pada Selasa 27/8 setelah sempat berpacaran yang dijalani selama satu tahun. 

Saat menikah Michael Bommel memakai udeng songket dengan kamben songket dan baju safari. Sementara itu Ni Ketut Raka anggun selayaknnya wanita pada umumnya dengan mengenakan pakaian kebaya putih dan kamben dan rambut di sanggul. 

"Keduanya katanya kenal lewat media sosial Facebook, suaminya sempat bolak balik Jerman Bali namun karena jodoh akhirnya mereka menikah," tuturnya. 


Masalah sempat muncul ketika ternyata Michael saat menikah hanya datang sendiri. Ia tidak mengajak seorangpun anggota keluarga yang siap sebagai wali dalam pernikahannya tersebut.

"Secara aturan formal, jika menikah berbeda negara seharusnya WNA juga didampingi oleh konsulat negaranya, ketika itu bahkan tak ada wali untuk pernikahan adatnya. Saya sempat berfikir siap untuk menjadi wali dalam pernikahanya tersebut," ungkap Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial klungkung, Williem Supriono.

Untungnya ada warga setempat yang bersedia menjadi wali pernikahan. Proses pernikahan pun berlangsung kusyuk dan hikmat. Willem Supriono mengaku sempat berbincang dengan kedua mempelai.

Setelah resmi menjadi sepasang kekasih, Michael Bommel yang bekerja sebagai pembuat gigi palsu berencana akan bolak balik dari Jerman ke Nusa Penida beberapa bulan sekali. Sementara Ni Ketut Raka tetap di kampung halamannya karena harus merawat ayahnya yang sudah berusia renta.

"Hanya saja Michael berencana untuk mengajak Raka ke Jerman namun tidak menetap, hanya sebatas memperkenalkan Raka ke keluarganya," jelas Williem.
Meskipun sudah sah secara adat sebagai suami istri, Mereka berdua harus melengkapi berbagai persyaratan agar dapat diterbitkan akta pernikahan secara dinas oleh Disdukcapil Klungkung.

Tenarnya nama Ni Ketut Raka berawal ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjadikannya sebagai motivator disabilitas di Klungkung. Ia di jadikan pemain untuk film yang berjudul "Jangan jadikan aku beban". Bupati juga sering mengajaknya berkeliling di pelosok Klungkung untuk menjumpai warganya yang menderita Disabilitas.








Sumber : Kanal Bali

Editor : Singgih Satriani 

5 Kerajaan terkuat sepanjang peradaban manusia.



Satrianinewsmedia, Sejarah

   Kerajaan atau Monarki adalah sistem pemerintahan tertua di dunia, namun seiring waktu berjalan, banyak kerajaan yang musnah atau model pemerintahanya di ganti dengan sistem lain yang lebih modern. 

Hanya sedikit yang masih bertahan. Dalam peradaban sejarah manusia sejumlah Kerajaan tercatat sebagai yang terkuat di dunia. Berikut daftar kerajaan kerajaan terkuat dalam peradaban manusia :

1. Kerajaan Mongolia (1206 - 1368)


   Kekaisaran Mongolia berawal dari abad 13 sampai abad 14. Wilayahnya membentang dari Eropa Timur ke Asia. Kekaisaran ini adalah gabungan dari bangsa Mongol dan Turki setelah GENGHIS KHAN di proklamirkan sebagai pemimpinya pada 1206. Luas wilayahnya mencapai 24 juta km persegi. Pada 1924 kekaisaran Mongol pecah menjadi 4 bagian. 

2. Kekaisaran Rusia (1721 - 1917)


Kekaisaran ini berawal dari 1721 dan berakhir pada Revolusi Rusia dan menjadi Uni Soviet pada 1866. Kekaisaran ini memperluas wilayahnya dari Eropa Timur ke Asia dan Afrika Utara. Pada awal abad ke 19 Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup benua Artika di Utara sampai laut hitam diselatan, laut baltik dibarat sampai ke samudra pasifik disebelah timur.

3. Kekhalifahan Ummayah (661 M - 750 M) 


Sistem kekhalifahan adalah suatu pemerintahan Islam sebagai bentuk kesatuan politik dan kepemimpinan Muslim diseluruh dunia. Khalifah adalah pemimpin muslim setelah Nabi Muhammad SAW. Kekhalifahan Ummayah adalah khalifah ke dua dari empat khalifah dan diatur oleh dinasti Ummayah, nama ini diambil dari Ummaya bin Abd Shams, moyang dari khalifah Ummayah yang pertama. Kekhalifahan Ummayah ini adalah bangsa arab islam terbesar dalam sejarah. Luas wilayahnya mencapai 5juta km persegi. 

4. Kekaisaran Otoman Turki (1295 - 1923)


Adalah Kerajaan Islam yang berdiri dari 1 november 1295 - 24 juli 1924. Pada masa kejayaannya kekaisaran otoman meliputi 3 benua. Mengatur sebagian besar Asia Barat, Timur dan Tenggara Eropa, daerah pegunungan kaukakus, dan aftika utara. Kekaisaran ini berkuasa paling lama yaitu selama 7 abad. 

5. Kekaisaran Persia (550 SM - 330 SM) 


Kerajaan Persia, Iran Kuno adalah perkembangan dari kerajaan median, mengatur sebagian besar wilayah arab dan sekitarnya. Median dan Persia jua dikenal sebagai kerajaan Medo-Persia yakni gabungan dari kerajaan kerajaan sebelum masanya, dibangun oleh Sirus Yang Agung dan menguasai beberapa benua yaitu Asia, Eropa dan Afrika. Pada masa kejayaan wilayahnya mencapai 8 juta km persegi. 








Sumber : Sejarah Dunia

Editor : Singgih Satriani 

Pabrik Gula modern di Blitar mulai beroprasi.



Satrianinewsmedia, Blitar

   Direktur Utama PT REJOSO MANIS INDO (RMI) Syukur Iwantoro menegaskan dukungan petani dan pengusaha pabrik gula berbasis tebu terhadap kemajuan pertanian Indonesia. 

Dukungan tersebut ditandai dengan di mulainya operasional perusahaan gula Rejoso di Kabupaten Blitar Jawa Timur. 

"Kami sudah mulai menggiling tebu sejak 22 Agustus 2019 yang lalu dengan mengolah tebu rata rata diminggu pertama mencapai 4000 TCD. Angka ini masih akan terus naik sampai 10000-20000 TCD," kata Syukur (24/8). 

Syukur menjelaskan saat ini potensi lahan tebu di Kabupaten Blitar mencapai lebih 390 ribu hektar. Dengan luasan tersebut pihaknya bisa membeli lahan tebu secara langsung melalui proses transaksi pembayaran transfer tunai ke pemilik tebu dua kali dalam seminggu. 


Dengan moto " Petani Sejahtera, Produksivitas Tinggi, Perusahaan Berjaya" PT RMI membuka harga pembelian Rp 72000/Kw. Diatas harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 52000/Kw. 

"Diharapkan dengan sistem pembayaran tebu putus dengan pembayaran yang cepat dan harga yang bagus ini, petani tebu di Blitar akan semakin bergairah dalam menanam tebu," katanya. 

Selain itu kata Syukur PT RMI juga memfasilitasi petani tebu untuk mendapatkan KUR melalui Bank Negara Indonesia (BNI), Fasilitas ini yang selanjutnya akan menjamin pembelian tebu dengan harga yang layak. 

Disisi lain pihaknya juga mendapat dukungan kuat dari Pemkab Blitar, Pemprov Jatim dan Juga Pemerintah Pusat. 


"Inshaallah PT RMI bersama petani tebu Blitar akan mengembalikan Kabupaten Blitar sebagai daerah produsen tebu dan gula konsumsi andalan Jawa Timur memberikan kontribusi yang signifikan menuju tercapainya swasembada gula konsumsi Nasional. Total investasi yang dikeluarkan oleg Pabrik Gula RMI sudah mencapai Rp 3,42 Triliun," ujarnya. 

Seperti diketahui bersama, Kementerian Pertanian terus mendorong minat investasi untuk meningkatkan kapasitas Produksi gula guna mencapai target swasembada gula. Dari catatan yang ada terdapat 3 pabrik gula yang sudah mulai beroprasional. 

Kapasitas masing masing berkisar 6000-10000 TCD dengan tingkat rendemen diatas 8%, jika dihitung maka dari 3 pabrik tersebut rata rata dihasilkan 3000 ton per hari. 

Kementerian Pertanian menargetkan pada 2020 akan terbangun 9 pabrik gula baru yang tersebar di Jawa dan luar Jawa serta kawasan timur Indonesia dalam rangka percepatan swasembada gula Nasional. 








Sumber : Jpnn

Editor : Singgih Satria Pamungkas 

Curi barang tetangga, Pria di Blitar diringkus.



Satrianinewsmedia, Blitar

    Novati Arya Utomo (25) ditangkap jajaran Polres Blitar setelah ketahuan terbukti mencuri Laptop dan beberapa unit Handphone milik Ismawati tetangganya sendiri. 

Pelaku adalah warga Desa Slorok Kecamatan Garum Kabupaten Blitar Jawa Timur ini mencuri karena melihat rumah korban yang sepi ditinggal pemiliknya dan pintu tidak terkunci. 

Korban yang merugi hingga jutaan rupiah ini melaporkan kejadian ini kepada Polisi. Setelah dilakukan penyelidikan beberapa barang milik Ismawati rupanya dicuri oleh tetangganya sendiri. 

"Pintu belakang tidak terkunci dan ketika itu rumah dalam keadaan kosong karena ditinggal penghuni keluar rumah, sehingga pelaku bisa masuk kedalam rumah," kata Kasubag Humas Polres Blitar Iptu Muhammad Burhanudin pada 28/8.

Korban baru sadar rumahnya di Bobol pencuri setelah melihat Handphone yang sebelumnya tergeletak di dalam kamarnya telah menghilang. Ismawati lalu membongkar lemar kamarnya dan diketahui jika ia kehilangan Laptop Merk Lenovo warna silver hitam, Dua buah Handphone merk Xiaomi Redmi 5 dan LG, sebuah Headset Bluetooth warna silver hitam dan sebuah modem. 

"Anggota Polsek Garum kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku atas nama Tomo tetangga korban. Ia kamu jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara," jelasnya. 











Sumber : Jatimnow

Editor : Singgih Satriani 

Sejarah Ciu Bekonang, Minumam Tradisional Raja Raja.



Satrianinewsmedia, Jateng

   Ketua Paguyuban Minumam Alkohol Tradisional Bekonang, Sabar mengatakan bahwa tradisi pembuatan Ciu di desa nya sudah ada sejak lama. Bahkan di Bekonang pembuatan Ciu juga telah diawali sejak nenek moyang mereka. 

Ciu Bekonang merupakan Minuman beralkohol yang dihasilkan dari proses fermentasi tetes tebu. Berdasarkan penelusuran sejarah minuman fermentasi tebu ini sudah ada sejak abad ke 8. Sejarawan Pantura Jawa Tengah Wijanarto menuturkan sejarah tentang minumam keras atau beralkohol tradisional  nusantara ini yakni sejak periode Kerajaan Kadiri. 

'Tepatnya saat Raja Jayakatwang menjamu Pasukan Mongol dengan hidangan minuman keras yang berdampak pada kekalahan pasukan Mongol," ucapnya. Diterangkan oleh Wijanarto ada beberapa jenis miras di Nusantara antara lain adalah CIU (Fermentasi Tebu), BADEK (Fermentasi Aren), LAHANG (di Jabar) dan Arak (Fermentasi Beras). 


Bahkan dulu di Jaman Majapahit ada tradisi penggunaan Ciu saat perayaam perluasan wilayah. Dalam Kitab Negarakertagama juga tercatat pesta bersanding miras. Tak jarang miras termasuk Ciu juga mengiringi upacara keagamaan dalam tradisi itu. 

Masa Kerajaan Kertanegara Singasari dalam persembahyangan ada arak tang diletakan di Altar. 

"Semua hidangan diletakan secara melingkar. Kekalahan Jayakatwang pun terjadi saat dia mabok pada Ritual ini, Sesuai apa yang dia lakukan terhadap pasukan Mongol," jelasnya. 

Wijanarto menerangkan pafa masalalu Jawa Tengah merajai dalam urusan minuman beralkohol tradisional, meski semua wilayah tak mempriduksinya. 


"Selain perdagangan Candu, Jawa Tengah merajai minuman tradisional ini, Jawa Tengah juga punya istilah Badek, Ciu dan Tuak," imbuh pria yang telah menulis buku buku sejarah Pantura ini. 

Beberapa daerah penghasil minuman berakohol yang terkenal sejak dulu yakni di Bekonang dan Tegal. Di Tegal ada pusat penyulingan Ciu yang legendaris (Gumayun kecamatan Dukuhwaru Kabupaten Tegal dan Tempa). Di Gumayun sudah ada sejak abad XIX, masyarakat lihai mengolah tetes tebu menjadi arak putih dengan kadar alkohol yang lumayan tinggi. 

Sedangkan di daerah Tempa di kota Tegal pusat pengolahan dengan berbagai ramuan lainnya seperti Tangkur Buaya (hewan sejenis ikan laut). Industri Ciu berkembang di kampung kampung marjinal seperti Tempa (dekat dengan Pelabuhan). 

"Selain Bekonang dan Tegal, industri Ciu dikenal sejak lama di Bamyumas yang juga memiliki kantong kantong produsen Ciu. 

"Dari Eropa orang Jawa mengenal Jenewer, dari Tionghoa mengenal Ciu dan Brangkal," tuturnya. Pada abad XIX Pemerintah Kolonial ada jenis arak yang dikenal Batavia Arrack Van Oosten. Orang Tionghoa kala itu mengajarkan Fermentasi tebu menjadi minuman beralkohol. 

Industri gula memberikan kontribusi soal ini. Munculnya produsen Ciu berkaitan dengan berdirinya pabrik gula. Seperti Bekonang yang dekat dengan pabrik gula Tasikmadu di Karanganyar, Gumayun yang dekat dengan pabrik gula Jatibarang. 








Sumber : Tribun Jateng

Editor : Singgih Satriani 

Selasa, 27 Agustus 2019

Penasaran dengan Bisnis Sound System di Blitar? Yuk kita simak beritanya.. (Ada kontesnya juga)


Nationalnews, Blitar

   Dijama digital ini usaha apapun harus kompetitif dan adaptif jika ingin bisa bertahan di pasaran. Tak ter kecuali usaha persewaan Sound System, Pengusaha sound system kini tak hanya mengandalkan panggilan sewa untuk hajatan dikampung kampung. 

Untuk mengggenjot pasar sejumlah Pengusaha Sound System punya acara yang baru. Yakni ikut kontes adu kencang suara sound system andalan mereka. Kencangnya audio system disejumlah hajatan tanah air memang bukan rahasia lagi dahsyatnya. 

Bahkan beberapa momen menyebut produk Audio ini membawa korban. Hal ini disampaikan pengusaha sound system dikecamatan Doko Kabupaten Blitar yakni Sugianto. Dia bercerita menemukan berbagai fenomena kurang menyenangkan akibat sound systemnya. 

Mulai kaca rumah setebal 5mm pecah, genteng rumah jatuh hingga bayi dan kakek pingsan. Sugianto mengaku jika orang mendengar audio pada jarak 5-10 meter didepan sound system nya, orang itu diyakini akan bisa pingsan


"Itu pernah terjadi saat sound kami disewa warga satu RT di Kecamatan Garum, Ada 5 orang pingsa yaitu 3 kakek kakek dan 2 anak kecil. Mereka ditepi jalan saat truk melintas," kata Sugianto senin (26/8). Saat itu bak belakang truknya membawa 30 kotak Sound System. Semua Sound System bersuara kencang ini bisa disewa sekitaran Rp 18 juta. 

"Beda lagi kalau buat persewaan dikampung Seperti hajatan pengantin dan sunatan. Itu sewanya sekitar 7-8 juta. Itu plus sewa soundnya, terop (tenda), kursi dan peralatan lainnya," tak hanya mampu membuat orang pingsan, menurut sugiono suara Sound System nya juga pernah membuat kaca rumah orang pecah. Itu terjadi saat sound sistemnya disewa di Kecamatan Ngantang Kabupaten Malang.

"Saat itu truk kami membawa 30 sound system dan lagi melintas dijalan desa, karena suara musiknya keras kaca rumah warga mendadak retak dan akhirnya panitia yang menyewa kami terpaksa menggantinya," ungkapnya. 


Dari 30 sound miliknya itu Sugianto mengaku menghabiskan biaya Rp 250juta untuk membuat dan memodifikasi. 30 sound system andalannya ini memang di modifikasi tak hanya untuk disewakan dalam acara hajatan tapi juga di adu kontes. Sugianto juga melengkapinya dengan pernak pernik lampu saat dipasang di atas bak truknya. Menurutnya sound system yang suara tak kencang tidak akan laku di pasaran. 

Bahkan saat ini pemilik truk juga ikut ikutan dibeberapa daerah seperti Malang, Blitar, Kediri, Tulungagung banyak ikut modifikasi. Tak hanya cat nya, kalau sudah dilombakan maka truk bisa berisi 30-40 box Sound System. Itu ditumpuk di bak belakang. 

Karena jumlahnya sebanyak itu bisa dibayangkan suaranya yang disebut terdengar hingga radius 7 km. 


"Sebenernya kami juga tak ingin sampai membawa musibah. Namun kami itu sering disewa buat arak arakan. Maka kami menuruti keinginan si Penyewa," paparnya. 

Anggota DPRD Rifai pun angkat bicara soal fenomena ini. "Kami mendapatkan keluhan dari warga, intinya silahkan melakukan karnafal, Namun kalau mengeluarkan kalau mengeluarkan truk dengan mrngangkut banyak sound ya suaranya jangan dikeraskan," kata Rifai. 

"Sebab banyak anak anak dan orang tua yang terganggu pendengaranya," tambahnya lagi. Menanggapi hal ini Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridho pihaknya menghimbau jangan sampai dikeraskan suaranya saat karnaval. "Kami bukan melarang karnaval dengan meriah, Namun suara sound nya ya sewajarnya. Namun jika banyak keluhan seperti ini ya perlu ditertibkan," ungkapnya. 





Sumber : Tribun Jatim

Editor : Singgih Satriani

Senin, 26 Agustus 2019

JPKP DPD Kabupaten Blitar Melakukan pendampingan pasien tidak mampu.

sspnewsmedia,Blitar

    Pada hari senin tanggal 26/8 anggota Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP)  DPD Kabupaten Blitar melakukan pendampingan terhadap pasien tidak mampu atas nama Rahmat Saifudin warga kelurahan Jingglong RT 05 RW 05 Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar Jawa Timur. 

Pasien di diagnosis operasi kepala karena kecelakaan dengan menggunakan Sepeda Motor yang di biayai Pemerintah Kabupaten Blitar secara gratis di RSUD NGUDI WALUYO Wlingi Kabupaten Blitar Jawa Timur. 


Nur Taufik dan  Nanik Anggota JPKP DPD Kabupaten Blitar bersama dengan Choirul Fuad (Humas DPD JPKP Kabupaten Blitar), Dedi (Sekretaris DPD JPKP Kabupaten Blitar)  didampingi Sadarmanto (Wakil Ketua DPD JPKP Kabupaten Blitar) dan di bimbing oleh Bapak Sugeng Widodo Ketua DPD JPKP Kota Blitar berkoordinasi kepada instansi terkait. 



Setelah melewati masa kritis selama 17 hari dirumah sakit, operasi berjalan lancar hari ini dan sudah bisa dibawa pulang dengan selamat. 

"SEMOGA APA YANG KAMI LAKUKAN BERMANFAAT UNTUK MASYARAKAT TIDAK MAMPU, JPKP BLITAR SIAP MELAYANI". 





Sumber Referensi : DPD JPKP Kabupaten Blitar

Editor : Singgih Satria Pamungkas 

Minggu, 25 Agustus 2019

Sawit di embargo Uni Eropa, Indonesia membalas dengan pelarangan Import pesawat Airbus.


Satrianinewsmedia, Jakarta 

   Menghadapi aksi Embargo Sawit dari Indonesia oleh Uni Eropa, Indonesia berencana akan melakukan pelarangan import Pesawat terbang komersil Air Bus (Produk Eropa). Dilansir dari situs Simple Flying  (25/8)

Alih alih pelarangam import produk Air Bus dari Uni Eropa, Indonesia mendorong Maskapai domestik untuk membeli pesawat Produk Amerika yakni Boeing Company.

Pekan lalu Komisi Eropa memberlakukan kenaikan Bea untuk import Bio Diesel di Indonesia sebesar 8% sampai 18%. Kenaikan bea import baru di karenakan dalam penyelidikan adanya langkah definitif yang dilakukan pihak Indonesia di Uni Eropa dimana Uni Eropa menuduh Indonesia telah merusak hutan dan jadi penyebab utama deforesiasi berkelanjutan di Kalimantan.

Lebih lanjut Uni Eropa mengatakan bahwa minyak harus dihapus dari Bahan Bakar transportasi terbarukan. Namun banyak pihak menduga bahwa langkah Uni Eropa ditujukan untuk mengembalikan posisi Sawit ke produsen Eropa.

Sawit sendiri merupakan komoditas Ekspor paling menjanjikan bagi Indonesia. Nilai import Bio Diesel Uni Eropa dari Indonesia saja sudah bernilai sekirar ¢400 juta atau sekitar Rp 6,5 triliun.

Merespon langkah Uni Eropa, Menteri Perdagangan Indonesia Enggar Liasto Lukita bertemu pendiri Lion Group Rusdi Kirana membahas peralihan Pembelisn Air Bus ke Produk Boeing dan barbagai Opsi Lainnya.

Menurut Ch-Aviation, 3 Maskapai Indonesia saat ini pesan pesawat Airbus dengan jumlah : Lion Air memesam 219 jet Airbus dengan rincian 113 unit untuk pesawat tipe A320-200 neo, dan 65 unit untuk tipe A321-200 neo.

Sedang untuk Garuda Indonesia memesan 2 unit tipe A320 neo dan 14 unit tipe A330-200 neo ditambah 25 unit tipe A320 neo untuk Citilink.





Sumber : Simple Flying

Editor : Singgih Satria Pamungkas

Jumat, 23 Agustus 2019

Tan Malaka dan beberapa Pahlawan Indonesia akan dijadikan nama jalan di Amsterdam??


Satrianinewsmedia, 

   Tan Malaka dan sejumlah Pahlawan di Indonesia akan dijadikan nama jalan di KotaAmsterdam, Kabar ini dilontarkan oleh Hilmar Farid (Dirjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)  usai menghadiri pembukaan Festival Pamalayu di Museum Nasional di Jakarta (22/8). 

"Sekarang lagi ada pembicaraan untuk memberi nama beberapa jalan di Belanda dengan nama para Pahlawan nasional kita," ujarnya.

Selain Tan Malaka, pahlawan Nasional Indonesia disebut sebut bakal diabadikan sebagai nama jalan yaitu Sutan Syahrir, Mohamad Hatta, dan Bung Karno. Meski demikian kata Hilmar rencana tersebut menimbulkan pro dan kontra.

'Ada pembicaraan cukup ramai di media, terjadi diskusi tentang kepantasan, karena para Pahlawan Nasional kita adalah yang memerangi orang Belanda di Masa lalu," jelas Hilmar. "Jadi pihak Belanda paling tidak sebagian orang pertanyaannya adalah kenapa orang orang yang dulu memerangi kita justru diabadikan namanya sebagai nama jalan di Amsterdam," tambah Hilmar.

Diskusi itu lanjutnya berjalan cukup hangat, Media setempat juga terus mengangkat Isu ini. Menurut Hilmar jika muncul Pro dan Kontra ini adalah masyarakat Belanda di masa lalunya.

Menjawab pertanyaan media tentang sikap indonesia, Hilmar mengatakan "kewenangan pemberian nama jalan sepenuhnya menjadi otoritas Amsterdam".

Menurutnya Indonesia tidak bisa ikut campur dalam urusan ini, "meski demikian jika dimintai saran oleh Pemerintah Kota Amsterdam, kita akan memberikan pendapat," pungkas Hilmar





Sumber : RRI

Editor : Singgih Satriani 



Sopir truk kelabui polisi, hisap sabu pakai dot bayi.


Satrianinewsmedia, Temanggung

   Polisi meringkus pecandu Narkoba Novi Solihin (31) alias Nopek, warga kelurahan Manding Kabupaten Temanggung Jawa Tengah yang menggunakan Botol Dot bayi untuk menghisap sabu sabu demi mengelabuhi petugas kepolisian. 

Kasatres Narkoba Polres Temanggung AKP Sri Haryanto (22/8) mengatakan modus tersebut tergolong baru dengan menyamarkan penggunaan dot bayi tersebut untuk menghisap sabu sabu. 

"Namun karena kejelian Petugas akhirnya bisa mengungkap kasus tersebut," ujarnya. Ia mengatakan tersangka di tangkap dalam Operasi Antik 2019 yang digelar pada bulan Agustus 2019. Dia ditangkal di Desa Petarangan saat mengendarai motor, setelah sebelumnya didapat informasi bahwa dia membawa sabu sabu. 

"Saat kami geledah dilengan tangan kanan sweaternya terdapat sabu sabu. Ternyata di pake modus baru untuk alat hisap sabu dengan memakai dot bayi (bukan botol biasa), semula kami mengira ini dot anaknya ternyata pengakuan nya memang untuk nyabu," katanya. 

Ia mengatakan dari kasus ini petugas kepolisian berhasil meengamankan barang bukti berupa 3 bungkus plastik klip sabu masing masing seberat 0,47 gram, 0,92 gram, 0,72 gram, 2 alat hisap bong terbuat dari dot bayi, 2 buah pipet kaca, 1 jaket sweater, 1 telpon seluller, 1 timbangan digital, dua pack plastik klip, dan 1 unit sepeda motor AA 3488 TN. 

"Kami masih menyelidiki kasus ini dari hasil pendalaman dia dapat barang dari Bawen Kabupaten Semarang. Tersangka kita jerat dengan Pasal 114 ayat 1 Subsider pasal 112 ayat 1,lebih subsider pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkoba. Ancaman hukuman 12 tahun penjara dan denda 8 miliar," jelasnya. 

Tersangka Nopek mengaku memakai dot bayi sebagai pengganti alat hisap sabu yang biasanya dari botol untuk mengelabuhi petugas. Selain itu menurut dia memakai dot dirasa lebih mudah untuk menghisap sabu dan lebih praktis kalau dibawa kemana mana. Mengingat pekerjaannya sebagai sopir truk angkutan sayur. 

"Kalau pakai dot lebih mudah, tutup bisa di cabut nanti bisa diringkas dimasukan ke jaket karena saya bawa ke mana mana ngantar sayur ke Sumowono Semarang, Ngasem Yogyakarta, sampai ke Bekasi Jawa Barat. Disawahpun saat nunggu petik sayur saya biasa pakai digubuk, atau di jalan saat ngantar sayur biar badan segar karena kerjanya lebih banyak malam hari," ujar Nopek. 







Sumber : Liputan6

Editor : Singgih Satriani 

Ini alasan Gusdur mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua.


Satrianinewsmedia, 

   Presiden ke empat Indonesia KH Abdulrahman Wahid alias Gusdur tak kuasa dilepaskan dalam memberikan spirit kemanusiaan di tanah Papua agar terbebas dari diskrimanasi,Marjinalisasi dan krisis disegala bidang. 

Seperti dilansir NU Online 19/8, Seorang santri Gusdur asal Kudus bernama Nurudin Hidayat menyatakan pada tanggal 30 Desember 1999 atau 2 bulan 10 hari setelah dilantik menjadi Presiden, Gusdur berkunjung ke Papua (saat itu Irian Jaya). Lawatan Gusdur bukan tanpa alasan. 

Ada dua tujuan dalam kunjungan tersebut. Pertama berdialog dengan berbagai Elemen Papua, Kedua melihat matahari pertama di melenium ke dua pada 1 Januari 2000.

Persamuhan dengan berbagai elemen digelar pada 30 Desember 1999 jam 20.00 waktu setempat. Lokasinya di gedung pertemuan Gubernur di Jayapura. Mesti dengan cara perwakilan, banyak sekali yang datang karena pengamanan tidak ketat. 


Gusdur mempersilahkan mereka berbicara terlebih dulu. Mereka angkat suara dari yang sangat keras dengan tuntutan merdeka dan tak mempercayai lagi pemerintah Indonesia hingga yang memuji tapi dengan berbagai tuntutan. 

Kemudian Gusdur merespon mereka, banyak hal ditanggapi. Tapi yang penting ini, Gusdur mengatakan "Saya akan mengganti nama Irian Jaya menjadi Papua, Alasannya?", Gusdur lantas melanjutkan "ke dua dalam tradisi orang jawa kalau memiliki anak sakit sakitan sang anak akan diganti namanya supaya berubah, biasanya sih namanya Slamet, tapi sekarang Irian Jaya saya ganti dengan Papua" kata Gusdur. 

Seorang Antropolog bahasa Melanesia mencari asal usul kata irian yang diceritakan Gusdur, tapi tidak pernah menemukannya (Kalau tidak ketemu, bukan berarti tidak ada kan? Ini benar benar cara Gusdur memecahkan masalah rumit dan besar seperti masalah Papua dengan Humor) 

Sohibul Riwayah, Ahmad Suaedy menduga mengapa Gusdur menyatakan menggunakan alasan bahasa Arab dan tradisi jawa. Gusdur mencoba 'menenangkan' hati orang orang Islam dan orang orang jawa yang berpotensi melakukan protes. 


Selain hormat dengan teladan, Prinsip dan keberanian Gusdur, Manuel Kaisiepo  (Menteri Negara Percepatan Kawasan Timur Indonesia)  era Presiden megawati , pada 2017 memiliki cerita, ia mengisahkan ketika kongres rakyat Papua akan diselenggarakan, Gusdur menyetujui kongres tersebut. 

Ketika kongres itu mau diadakan semua orang protes. Itu separatis. Tetapi Gusdur menyetujui kongres itu diadakan. Bahkan Gusdur juga akan membantu terselenggaranya acara kongres tersebut. Yaitu dengan memberikan bantuan pendanaan. 

Ini langkah Gusdur yang dianggapnya nyeleneh, lain daripada yang lain. Saat Gusdur menemui kelompok pro kemerdakaan tersebut, banyak orang yang protes dan mengapa Gusdur menyetujui keberadaan mereka. Gusdur mengatakan bahwa semua yang ada di Papua adalah saudara dirinya, saudara sebangsa dan sesama Manusia. 







Sumber : NU Online

Editor : Singgih Satriani 

Kamis, 22 Agustus 2019

Jadwal OPERASI PATUH 2019 dan pengendara yang di incar.


Satrianinewsmedia 

    Polri akan menggelar Operasi Lalu Lintas bersandi OPERASI PATUH 2019 serentak di seluruh Nusantara selama dua Pekan. Di mulai dari tanggal 29 Agustus 2019 sampai dengam tanggal 11 September 2019.

Kepala Korlantas Polri Irjen Refdi Andri sebagaimana di lansir Ntmcpolri.info mengatakan operasi ini digelar untuk lima tujuan :

Pertama (Menciptakan Kamseltibcarlantas dengan menekankan peningkatan Sumber Daya Manusia) 

Kedua (Melaksanakan kegiatan pro aktif dan pendekatan preventif) 

Ketiga (Untuk peningkatan bidang pelayanan baik informasi hingga administrasi dan penegakan hukum) 

Keempat (Peningkatan profesionalisme dan transparansi khususnya dalam pelayanan) 

Kelima (Sinergitas dengan mitra terkait) 


Operasi ini akan menyasar pengendara yang tak memakao helm, Pengendara dibawah umur, Tidak pakai sabuk pengaman, Melawan arus, Melebihi batas kecepatan, Pengunaan Hp saat berkendara, serta pengaruh minuman Alkohol saat berkendara. 







Sumber : Ntmcpolri.info

Editor : Singgih Satriani

Pengusaha Transportasi Malaysia : " GoJek laku di Indonesia karena banyak orang miskin".


Satrianinewsmedia, 

   Raksasa penyedia layanan transportasi Indonesia, GoJek akan memperluas bisnisnya di Malaysia. Sejumlah persiapan untuk Ekspansi bisnis ke Malaysia ini kini sedang di kebut GoJek. 

Tapi ditengah euforia GoJek menyambut pasar baru, ada sebagian kalangan yang tak suka dengan kehadiran GoJek. Salah satunya adalah Perusahaan Taxi Malaysia Big Blue Taxi. 

Dalam konferensi pers yang baru baru ini digelar di Markasnya, Bos Perusahaan Taxi ini, Shamsubharin Ismail menegaskan ketidak senangannya pada kehadiran GoJek. 

                                      (Shamsubharin Ismail /kemeja putih) 

Terlebih pemerintah Malaysia dinilai sangat membuka tangan seluas luasnya atas kehadiran GoJek, Seperti yang tengaj dilakukan Menteri Pemuda dan Olahraga Malaysia Syed Saddiq yang menyatakan niatnya membawa GoJek kesana. 

                                      (Syed Saddiq / Menpora Malaysia) 

Melansir 100kpj.com pada 21/8, Shamsubharin mengatakan dia lebih suka pemerintah Malyasia fokus pada penyelesaian Masalah yang melibatkan E-Hailing dan Sopir Taxi di negaranya itu ketimbang mendukung GoJek. 

"Syed Saddiq adalah Menteri berpendidikan, jika Menteri lainnya sudah bilang tentang tentang mobil terbang dan mobil nasional ke tiga, dia justru meminta para orang muda untuk menjadi tukang ojek online, GoJek tidak akan menjamin masa depan menjanjikan, jangan Bujuk anak muda jadi tukang ojek, kita pantas mendapatkan lebih dari itu," ujar nya. 

Shamsubharin juga menjelaskan bahwa situasi Malaysia sangat berbeda dengan Indonesia. Dimana Gojek dapat tumbuh subur di Indonesia karena tingkat kemiskinan yang sangat tinggi, tidak seperti di Malaysia. 

"Budaya mereka juga sangat berbeda dibandingkam kita, di Indonesia wanita mereka bisa memeluk pengendara begitu saja, tetapi bagaimana dengan Malaysia? Apakah kita ingin melihat wanita memeluk pengendara disana sini," katanya. 

Mengenai Masalah penciptaan lapangan kerja, Shamsubharin menekankan agar pemerintah Malaysia seharusnya tidak mendorong kaum muda untuk menyediakan layanan naik sepeda motor sebagai sumber pendapatan. 

"GoJek, GrabFood, semuanya menawarkan pekerjaan paruh waktu. Sebaliknya kaum muda harus diberi pekerjaan yang lebih baik" jelasnya. 

Shamsubharin dengan tegas tidak akan ragu untuk protes jika pemerintah Malaysia mengabaikan sudut pandang Perusahaan. "Saya akan mimpin sendiri protes, kita akan pergi ke Putra Jaya dan jika mungkin kita akan melakukannya di Depan Menteri Syed Saddiq," tandasnya. 




Sumber : 100kpj.com

Editor : Singgih Satriani


Selasa, 20 Agustus 2019

Inilah 10 Jembatan terpanjang di Indonesia.


Satrianinewsmedia, 

   Jembatan adalah fasilitas layanan penghubung antara satu wilayah dengan wilayah yang lainnya yang terpisah sungai, jurang ataupun laut. Sudah banyak jembatan yang terbangun di Indonesia. 

Dan inilah daftar 10 jembatan terpanjang yang ada di Indonesia :

1. JEMBATAN SURAMADU


Jembatan ini menghubungkan pulau Jawa dan Madura yang melintasi selat Madura. Total panjang jembatan ini adalah 5438 meter dan menjadi jembatan nomor satu terpanjang di Indonesia. Jembatan ini pertama kali di bangun pada tanggal 20 Agustus 2003 dan selesai 1 Maret 2009 kemudian di buka dan diresmikan pada tanggal 10 Juni 2009. Jembatan ini menyediakan 4 jalur 2 arah dengan lajur daruratnya selebar 2,7 meter dan ada juga jalan khusus pengendara sepeda motor. 

2. JEMBATAN PASUPATI


Jembatan ini menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung. Jembatan ini memilili panjang 2800 meter dan lebar 30-60 meter. Jembatan ini juga disebut dengan Jalan layang Pasupati. Jembatan ini merupakan jembatan layang pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi anti gempa, sebuah teknology yang di buat di Prancis. 

3. JEMBATAN SIAK TENGKU AGUNG SULTANAH LATIFAH


Jembatan ini berada didaerah Kabupaten Siak Provinsi Riau. Jembatan ini membentang diatas sungai siak dengan panjang 1196 meter. Dibangun pada tahun 2002 dengan biaya 277,6 miliar dan diresmikan pada tanggal 11 Agustus 2007. Jembatan ini juga menghubungkan beberapa kantor pemerintahan dan juga menjadi jalur darat alternatif dalam kelancaran arus transportasi. 

4. JEMBATAN MERAH PUTIH


Jembatan ini membentang diatas teluk dalam Ambon, panjang jembatan ini mencapai 1140 meter. Jembatan ini juga merupakan bagian dari keseluruhan tata ruang Kota Ambon. Awal pembangunanmya yaitu pada tahun 2011 dan sempat tertunda karena gempa yang melanda ambon di tahun 2015. Hingga akhirnya rampung pada tahun 2016. Keunikan jembatan ini adalah penamaan nya. Bagi masyarakat di sana nama "Merah Putih" ini melambangkan perdamaian. Konflik Sekterian dan Rasial tinggi di Ambon, Warna merah melambangkan Kristen dan Putih Melambangkan Islam. 

5. JEMBATAN AMPERA. 


Jembatan ini membentang diatas sungai Musi Palembang. Panjang total jembatan ini adalah 1017 meter, lebar 22 meter dan tinggi 63 meter. Jembatan ini menghubungkan daerah seberang hulu dan seberang hilir yang dipisahkan sungai musi. Ide Pembangunan jembatan ini sudah ada sejak jaman Kolonial. Dan Akhirnya Bung Karno menyetujui ide tersebut. Mulai dibangun pada bulan april 1962 dengan biaya dari rampasan Perang Jepang dan menggunakan tenaga kerja dari jepang juga. Untuk menghargai Bung Karno awalnya Jembatan ini di beri nama 'Jembatan Bung Karno', namun berubah ditahun 1966 saat terjadi pergerakan anti Soekarno. Jembatan ini merupakan jembatan terpanjang di Asia Tenggata pada masa nya. 

6. JEMBATAN BARITO 


Jembatan ini melintasi sungai Barito Kalimantan Selatan. Jembatan yang secara administratif berada di Kabupaten Barito Kuala ini mempunyai panjang 1082 meter. Jembatan ini sebagai akses jalan Trans Kalimantan dari Banjarmasin menuju Palangkaraya. Jembatan ini menjadi andalan warga sekitar karena sebelum jembatan ini dibangun orang orang masih menggunakan jalur air dengan menggunakan Kapal Motor.

7. JEMBATAN MAHAKAM ULU



Jembatan ini melintasi sungai Mahakam, jembatan ini menghubungkan dua wilayah yaitu Sungai Kujang dan kecamatan Samarinda Seberang. Jembatan ini diresmikan pada tanggal 15 Juli 2009 oleh SBY.  Panjang jembaran ini adalah 789 meter. Ciri khas dari Jembatan ini adalah bentangan bajanya yang berbentuk setengah lingkaran. 

8. JEMBATAN RUMPIANG


Jembatan ini berada di atas sungai Barito, Jembatan ini diresmikan pada tanggal 25 April 2008. Pembangunannya di mulai sejak akhir 2003.Jembatan ini melancarkan lalu lintas dari Kota Marabahan menuju Banjarmasin. Panjang total jembatan ini adalah 753 meter. 

9. JEMBATAN KUTAI KARTANEGARA


Jembatan ini terletak di Tenggarong Kalimantan Timur. Nama resmi Jembatan adalah Kutai Kartanegara Imartapura. Jembatan yang mempunyai panjang total 750 meter ini pernah ambruk di tahun 2011,Namun kembali di bangun pada tahun 2013 dan digunakan kembali pada akhir 2015. Jembatan ini juga menjadi jembatan ke dua yang melintasi sungai Mahakam dan banyak orang menyebut dengan Jembatan Mahakam 2.

10. JEMBATAN BARELANG BATAM


Jembatan ini menghubungkan beberapa pulau. Namanya sendiri diambil dari nama 3 pulau yang terhubung dari jembatan ini yaitu Pulau Batam Pulau Rempang dan Pulau Galang yang disingkat (BARELANG). Total panjang Jembatan ini adalah 642 meter. Jembatan ini telah menjadi ikon Kota Batam. Tak jarang juga jembatan ini disebut jembatan Habibie. Karena Habibie lah yang memprakarsai pembangunan jembatan ini. Namun bagi penduduk setempat Jembatan ini lebih populer dengan Jembatan FISABILILLAH. Hebatnya jembatan ini dibangun oleh para insinyur dari Indonesia sendiri. 





Penulis : Singgih Satriani