Jumat, 30 Agustus 2019

Begini cara Lurah di Jombang mengorupsi bantuan Dana Desa.


Satrianinewsmedia, Jombang

   Kejasaan negeri Kabupaten Jombang Jawa Timur menetapkan Kepala Desa Dukuhmojo Pranajaya sebagai tersangka akan kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa. 

Kepala Desa Dukuh Mojo tersebut dikenakan pasal tentang kerugian warga negara. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Jombang M Sallahudin mengatakan Pranajaya sebagai kepala pememerintahan desa di desa menyelewengkan Dana desa Sebesar Rp 278,4 juta. 

"Uang itu ia dapat dari dua proyek Pembangunan tembok penahan tanah di Dusun Kemudo Selatan Desa Dukuhmojo senilai Rp 257,8 juta Berdasarkan hasil penyelidikan hingga tahap penyelidikan unsur melakukan tindak perdana sudah terpenuhi," kata M Sallahudin saat ditemui kompas.com di Kejari. 


Kasus dugaan korupsi dana desa di Dukuhmojo itu mulai naik ke Tahap penyidikan pada 17 Juli 2019 kemudian pada tanggal 19 agustus penyidik menetapkan Kepala Desa Dukuhmojo sebagai tersangka. 

Terungkapnya kasus korupsi Dana Desa berawal dari laporan pengaduan umum yang diterima Kejari Jombang beberapa bulan lalu. Hasil penyelidikan Kejari Jombang juga selaras dengan hasil Evaluasi Inspektorat Pemerintah Kabupaten Jombang yang menemukan adanya penyelewengan. 

Sallahudin menerangkan bagaimana modus tersangka melakukan penyelewengan Dana Desa. Penyelewengan di duga dialkukan dengan menerima anggaran namun tidak ada proyek,". 

"Ini proyek fiktif, tidak dikerjakan tetapi laporannya ada," ujar Sallahudin. Selain proyek fiktif pembangunan tembok penahan tanah, tersangka juga diduga meraup dana desa pada pos bantuan kegiatan Sosial Kemasyarakatan senilai Rp 20,6 juta. 

Anggaran kegiatan NON FISIK berupa bantuan untuk kegiatan sosial kemasyarakatan yang dikeluarkan dari Kas Desa. 

Namun anggaran tersebut tidak diketahui kemana peruntukanya, padahal bantuan tersebut untuk bantuan Pendidikan anak usia dini, pembelian alat peraga, dan pembelian alat kesenian untuk forum kewaspadaan dini dan kegiatan masyarakat lainya di Desa. 





Sumber : Kompas.com

Editor : Singgih Satriani 

Miras diduga pemicu tawuran Karnaval di Wlingi Blitar

.                                  (Kapolres Blitar AKBP Anissullah M Ridho)


Satrianinewsmedia, Blitar

    Karnaval di Kecamatan  Wlingi Kabupaten Blitar berujung ricuh. Karnaval fi gelar di hari Kamis 29/8. Siang itu euforia karnaval diwarnai insiden baku hantam antara peserta karnaval dengan penonton. 

Video kericuhan ini bahkan sempat viral diberbagai media sosial. Dalam video terlihat peserta pawai menggunakan pakaian serba hitam mirip setelan jas. Mereka terlibat keributan dengan seseorang yang berada ditengah kerumunan. 

Berdasarkan rilis yang disampaikan Polres Blitar, Peserta karnaval yang terlibat keributan tersebut adalah peserta parade seni dari Rombongan lingkungan Kauman Kelurahan Babadan Kecamatan Wlingi. 

Dari keterangan saksi hal ini diketahui dari identitas kendaraan yang digunakan. Barisan tersebut tampak menggunakan setelan jas warna hitam dan kemeja warna putih. 

Keributan terjadi karena kesalahpahaman, saat itu korban bersama dua rekannya sedang berada dipinggir jalan saat rombongan pawai melintas. Kemudian terjadi keributan antara rombongan pelaku dengan barisan peserta yang ada didepannya. 

Korban yang saat itu sedang menonton dipinggir jalan dikira dikira anggota rombongan yang sempat ribut dengan rombongan pelaku. Hingga akhirnya rombongan pelaku menghujani dengan pukulan. 

Selain karena hal ini diungkapkan Kapolres Blitar AKBP Anisullah M Ridho,  

"Informasi memang ada beberapa orang yang terpengaruh alkohol sehingga memicu keributan, Sedang kita telusuri darimana asal alkohol tersebut. Karena jelas MUSPIKA setempat sudah melarang dan mewanti wanti agar tidak ada yang mengkonsumsi alkohol," ungkap Kapolres 30/8.

Ia sangat menyesalkan kejadian tersebut, karena seharusnya karnaval yang digelar untuk memperingati hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke 74 ini seharusnya berlangsung aman tertib dan damai. 

"Ini tidak perlu terjadi apabila peserta maupun warga yang menyaksikan sama sama bisa menahan emosi," jelasnya. 

Saat ini perkara keributan ini sudah ditangani pihak kepolisian. Korban atas nama Danang Miswanto (22) warga lingkungan Krakal kelurahan Klemunan Kecamatan Wlingi telah membuat laporan di polsek Wlingi dan saat ini sudah di visum. 

"Korban sudah melapor dan di visum, sementara saksi saksi juga sudah dimintai keterangan awal," jelasnya. 

Lebih lanjut dia menyebut yang dilakukan pembuat keributan dalam karnaval tersebut sudah diluar batas, ia menegaskan jika para pembuat keonaran ini harus tanggung jawab secara hukum. 

"Kita akan selesaikan secara profesional, yang terlibat harus bertanggung jawab secara hukum," ungkap Anisullah. 

Perlu kita ketahui sesaat sebelum kejadian Kapolres Blitar AKBP Annisullah M Ridho bersama Bupati Rijanto dan sejumlah tokoh masyarakat bahkan hadir untuk memberangkatkan peserta karnaval. 







Editor : Singgih Satriani 

Kamis, 29 Agustus 2019

Lezatnya Soto Gurit di Desa Gurit Blitar



Satrianinewsmedia, Blitar

   Soto Gurit, kuliner khas Desa Gurit Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar ini terkenal dengan kuah santannya yang kental dan rasa yang selalu memanjakan lidah para penikmatnya. 

Kuah santan berwarna kuning sekilas mudah mengingatkan kita dengan makanan Opor Ayam. 


Saat dicicipi tak sulit kita merasakan kelezatan sotonya yang begitu khas dan menggugah selera. 


Seporsi soto gurit di sajikan bersama potongan ayam, nasi, tauge dan sambal bersiramkan kuah santan. Cita rasanya yang kuat berasal dari olahan bumbu Rahasia yang meresap kedalam bahan bahan sotonya.

Jika ingin menikmati sajian special ini kita harus bertolak 15km dari pusat Kota Blitar menuju Desa Gurit di Kecamatan Wlingi.

Gapura desa Gurit dapat ditemukan tak jauh dari Pasar Wlingi. Dari Gapura kita dapat menyisir perjalanan dengan Google Map atau kita bisa bertanya pada warga di Desa Gurit. Soalnya warung soto gurit ini lumayan terkenal.


Sesampai dilokasi kita dapati gerai soto sederhana dengan beberapa meja dan kursi yang sekilas tak menunjukan betapa istimewanya makanan yang disajikan disini.


Gerai soto ini resep nya telah turun temurun. Untuk jam operasionalnya, gerai soto gurit ini mulai buka dari pukul 16.30 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Sebab lokasinya yang gampang ditemukan, soto gurit kerap menjadi tempat jujugan para pecinta soto yang khususnya berlibur menyambangi Kota Blitar. Untuk seporsi nya pun kita hanya mengeluarkan uang Rp 7500 saja.








Sumber Referensi : Suara.com / Travelingyuk

Editor : Singgih Satriani



Pasang status janda di medsos, istri dibunuh suami.



Satrianinewsmedia, Jakarta

   Kapolsek Kebon Jeruk AKP Erick Sitepu mengatakan tersangka berinisial SO membunuh istrinya SR karena kesal sang istri memasang status janda pada akun Facebook. 

Selain itu istrinya pun juga memblokir akun Facebook milik tersangka. 

"Pelaku marah karena istri tulis statusnya di akun Facebook janda, padahal mereka masih suami istri. Itu yang melatar belakangi kejadian suami bunuh istri kemaren," kata Erick 29/8.

Tersangka dan korban berselisih paham selama sebulan karena tersangka terlalu posesif kepada istrinya. 

"Kejadian pembunuhan kemaren itu juga merupakan puncak dari pertengkaran yang terjadi sejak satu bulan lalu akibat rasa posesif suaminya," ungkap Erick. 

Kini SO ditahan di Polsek Kebon Jeruk. Jenazah SR (43) ditemukan di jalan pilar lapangab bola Kedoya Selatan Kebon Jeruk Jakarta Barat pada Rabu pagi 28/8. Ditubuh korban ditemukan beberapa luka tusukan 

"Ya kami nggak tahu bagaimana kronologinya, orang kejadian tengah malam," kata Marsenah (65) pemilik kontrakan. Marsenah mengatakan korban sudah 4 bulan menempati kontrakan nya tersebut. Ia sudah pernah mencoba mengusir korban dan suaminya karena sering konflik. Namun karena kasihan ia membiarkan korban tetap tinggal di kontrakannya. 

"Ini laki sudah pernah saya usir enggak pernah balik lagi, eh kemarin balik lagi tengah malam dari Sukabumi malah begitu," ungkap Marsenah. Bahkan SR sudah mencoba mengganti gembok kamar agar suaminya tidak bisa mengusiknya lagi. 

Saat kejadian Marsenah sedang tidur dan anaknya lah yang kemudian membangunkannya dan mengabarkan bahwa SR telah meninggal dunia. Setelah mendapat kabar tersebut Marsenah bergegas ke rumah sakit bersama salah satu penyewa kamar kos kontrakannya. 

"Dia awalnya (pelaku)  bilang ke Opik (tetangga kos korban) kalau bininya jatuh dari kamar mandi. Minta tolong bawa ke rumah sakit," kata Marsenah. 

Namun setelah diselidiki SO (31) yang merupakan suami korban mengakui dirinnya lah yang telah membunuh istrinya. 

"Habis ditanya tanya polisi, akhirnya pelaku ngaku juga kalau itu orang yang bunuh," kata Marsenah. 








Sumber : Kompas

Editor : Singgih Satriani

Kemenangan Blitar Bandung United atas PSGC Ciamis akhiri catatan 9 tanpa kemenangan.



Satrianinewsmedia, Bandung

   Blitar Bandung United akhirnya bisa meraih kemenangan saat menghadapi PSGC Ciamis di Stadion Siliwangi kamis 29/8. Kemenangan tersebut menjadi kemenangan pertama setelah 9 laga sebelumnya hanya berakhir dengan skor imbang dan kalah. 

Blitar Bandung United meraih kemenangan ke dua pada Liga 2 2019 saat menghadapi PSGC Ciamis. Blitar Bandung United baru mampu mencetak gol pada babak ke dua di menit 53.

Memanfaatkan umpan dari Tantan, Puja Abdilah berhasil membuat Blitar Bandung United unggul terlebih dulu. 

Pada menit ke 75 Blitar Bandung United sukses menggandakan keunggulannya lewat Muchlis Hadi. Jelang laga usai PSGC Ciamis sempat memperkecil kedudukan menjadi  2-1 lewat Engkus Kushawa pada menit ke 89.

Skor 2-1 untuk keunggulan Blitar Bandung United bertahan hingga peluit akhir pertandingan berbunyi. 







Penulis : Singgih Satriani 

Penemuan mayat bayi mengambang di Blitar.



Satrianinewsmedia, Blitar 

   Penemuan sesosok mayat bayi ditemukan mengambang di Sungai Brantas tepatnya di dekat Penyeberangan Pema Dusun Wadang Desa Gandekan Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar Jawa Timur pada kamis 29/8.

Saat ditemukan kondisi mayat bayi berkelamin perempuan itu sudah mulai membengkak. Ruli Agung Setyawan pekerja Perahu Penyeberangan Pema mengatakan sempat melihat mayat bayi mengambang di pinggir sungai brantas. Lalu ada salah satu warga yang berusaha membawa mayat bayi itu ke tepi. 

"Mayatnya mengambang terbawa arus sungai dari timur posisinya di pinggir, kemudian ada warga yang meraihnya dengan kayu," kata Ruli. 

Dari awal warga sudah tahu kalau benda yang mengambang itu adalah mayat bayi, sebab ada warga yang sudah mengikuti mayat bayi mengambang itu sejak terbawa arua dari timur. 

"Warga sudah tahu ada mayat bayi terbawa arus sejak di penyeberangan Kaliwungu, posisinya ada disebelah timur penyeberangan Pema," ujarnya. 

Peristiwa penemuan mayat bayi itu kemudian langsung dilaporkan ke Polsek Wonodadi. Polisi segera terjun ke lokasi untuk mengevakuasi mayat bayi tersebut. 

Kondisi mayat bayi sudah membengkak, tali pusar masih menempel di perut. Polisi kemudian membawa mayat bayi tersebut ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar guna keperluan Autopsi. 






Sumber : Tribun Jatim 

Editor : (Singgih Satriani)

Pengedar sabu kelas teri di Blitar Kota diringkus.



Satrianinewsmedia, Blitar

    Satuan Narkoba Polres Blitar kota meringkus dua pemuda yang diduga menjadi pengedar sabu sabu di Kota Blitar. Kedua pelaku adalah Fernandika Arga Ramadhani (20) dan Farhan Arrohman Maulanan (19) warga kelurahan Ngadirejo Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar. 

"Kedua nya kami tangkap kemarin di rumahnya," kata Kasat Narkoba Polres Blitar AKP Imron rabu (28/8). Awalnya polisi menangkan Fernandika dirumahnya. Polisi menyita barang bukti sabu sabu seberat 0,27 gram dari Fernandika. 

Fernandika mengaku membeli sabu sabu dari seseorang yang bernama Heri, sistem pengiriman sabu dilakukan dengan cara sistem ranjau. "Dia bertransaksi lewat ponsel, lalu barangnya di kirim dengan sistem ranjau. Barang ditaruh di suatu tempat yang sudah mereka sepakati," ujar Imron. 

Dari penangkapan Fernandika polisi mengembangkan kasus itu, saat diperiksa Fernandika mengaku membeli barang itu patungan dengan temannya yang bernama Farhan. Polisi segera menangkap Farhan. Polisi menyita barang bukti sabu sabu seberat 0,51 gram dari Farhan. 

Sabu itu terbagi dalam 3 plastik kecil, "Mereka membeli sabu sabu secara patungan, Fernandika mengeluarkan uang Rp 150 ribu dan Farhan Rp 50 ribu. Rencananya sabu sabu itu akan di jual kembali," katanya. 

Dikatakannya polisi masih mengembangkan lagi kasus itu. Polisi sedang memburu pemasok sabu sabu ke kedua pelaku, "Kami masih melacak keberadaan Heri yang diduga memasok sabu sabu kepada kedua pelaku," tandasnya. 







Sumber : Surya Malang

Editor : Singgih Satriani 

Rabu, 28 Agustus 2019

Polres Blitar berbagi kasih dengan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa).


Satrianinewsmedia, Blitar

   Kepolisian Resor Blitar Jawa Timur mengadakan program program peduli kasih bersama Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Sebagai bentuk perhatian dengan harapan mereka yang dirawat dapat lebih terhibur. 

"Ini dalam rangka HUT ke 71 Polwan di Polres Blitar bersama Posyandu Kesehatan Jiwa Seroja Warta Kecamatan Talun Kabupaten Blitar mengadakan kegiatan peduli kasih bersama ODGJ, ini merupakan kegiatan sosial," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Blitar yaitu Iptu Muh Burhanudin di Blitar (28/8). 

Ia mengatakan dalam kegiatan tersebut terlebih lagi membantu mereka yang mengalami gangguan jiwa dengan itu diharapkan bisa memberikan lebih perhatian agar mereka yang dalam pengobatan ke depan bisa menjadi lebih baik. 

Sementara itu perwakilan dari Puskesmas Talun Dewi Triani mengatakan bentuk perhatian dari masyarakat terhadap ODGJ sangat diperlukan agar mereka bisa menjadi lebih baik. 

"Kita semua juga harus peduli dengan saudara saudara kita ODGJ dan semoga kepedulian ini tidak hanya terhenti disini," kata Dewi. Ia menambahkan program Posyandu Seroja Warta Kecamatan Talun ini adalah swadaya dibawah binaan warga setempat yang bernama sutris. 

Namun dari Puskesmas juga tetap memdampingi terutama di bagian Programer jiwa. Kepala Desa Jajar Kecamatan Talun Hardoyo mengaku sangat senang dengan kegiatan ini, Dirinya berharap masyarakat umum nantinya juga ikut membantu setidaknya memberikan perhatian kepada ODGJ agar mereka kembali pulih dan bisa beraktivitas di masyarakat. 

Pengasuh Posyandu Jiwa Seroja Warta Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Sutris mengaku perhatian tersebut memang diperlukan. "Kami terimakasih ini sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara kitaODGJ," kata dia. 

Dalam kegiatan ini sejumlah acara digelar misalny seperti Cukur Rambut, Menari bersama, serta pemberian tali asih. Acara itu selain dihadiri jajaran petinggi Polres Blitar, juga dihadiri sejumlah tamu undangan lainnya. 









Sumber : Antara News

Editor : Singgih Satriani 

Rumah pensiunan PNS di Blitar di satroni maling, barang barang pribadi amblas.



Satrianinewsmedia, Blitar 

   Rumah milik Sumardi (61) pensiunan PNS di Desa Ngaglik Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar Jawa Timur di acak acak maling. Pencuri berhasil menggasak 1 unit sepeda motor, 2 buah handphone, 1 cincin emas dan uang tunai Rp 150ribu. 

"Saat olah TKP kami menemukan sepeda pancal dibelakan rumah korban, kami belum tahu pemilik sepeda pancal itu siapa, sepedanya kami amankan guna barang bukti," kata Kapolsek Srengat Kompol Durrohman pada hari Rabu (28/8). 

Peristiwa pencurian di Rumah Sumardi terjadi pada hari senin 26/8. Saat itu korban bersama istrinya, Jumiasri pergi ke rumah saudaranya yang masih satu desa, jarak rumah korban dan saudaranya hanya berjarak sekitar 500 meter. 

Sebelum pergi korban tidak mengunci pintu belakang samping kiri rumah. Sepulang dari rumah saudaranya korban hendak masuk rumah lewat pintu belakang samping kiri tadi. Korban kaget tiba tiba pintu itu terkunci dari dalam. 

Korban lalu masuk lewat pintu samping lainnya. Sesampai didalam rumah korban lebih kaget lagi karena melihat kondisi kamar sudah acak acakan. Sepeda Motor Honda Supra miliknya yang diparkir didalam rumah juga tidak, korban segera mengecek barang barang berharga miliknya, Tapi memang apes ternyata 2 buah ponsel, cincin emas dan uang tunainya juga lenyap. 

Dalam kasus ini Polsek Srengat masih melakukan penyelidikan mendalam dengan menanyai para saksi saksi yang ada dan juga mengamankan barang bukti sebuah sepeda pancal yang tak tahu siapa pemiliknya. 








Sumber : Jatim Times

Editor : Singgih Satriani 

PLN meluncurkan merk dagang STROOMNET (Internet berlangganan), Ini persyaratan nya.



Satrianinewsmedia, Jakarta

   Promo internet yang ditawarkan anak Perusahaan PLN yakni ICON Plus (Icon+)  memang menggiurkan lantaran biaya berlangganan yang tergolong cukup murah. Paket internet PLN yang mengusung merek dagang STROOMNET bisa dibeli dengan harga promo mulai dari Rp 89.000 per bulan. 

Dengan biaya berlangganan segini anda bisa menikmati akses internet dengan kecepatan hingga 5 mbps tanpa batas kuota (Unlimited). Tapi jangan senang dulu, sebab syarat yang harus dipenuhi untuk berlangganan STROOMNET tidaklah semudah yang anda bayangkan. 

Salah satunya anda wajib melakukan penambahan daya listrik dirumah. Tentu saja untik itu peminat STROOMNET musti mengeluarkan biaya tambahan. Selain itu tidak semua wilayah terjangkau oleh layanan STROOMNET. Untuk mengecek apakah tempat tinggal anda sudah dijangkau layanan STROOMNET atau belum, peminat paket murah ini perlu mengecek langsung ke Call Centre PLN atau ke kantor PLN tempat anda berada. 


Peminat yang tempat tinggalnya belum dijangkau STROOMNET masih bisa mengajukan permohonan berlangganan. Namun permohonan tersebut tidak bisa langsung disetujui oleh PLN. Sebab butuh 10 orang peminat yang tinggal berdekatan, baru PLN akan memasang jaringan internet STROOMNET dirumah anda. 

Solusi lainya anda harus mencari sendiri tambahan 9 orang peminat STROOMNET yang rumahnya berdekatan dengan tempat tinggl anda. Diantara sederet persyaratan berlangganan STROOMNET, bisa jadi syarat mengumpulkan peminat yang tinggal berdekatan dengan rumah kita inilah yang sulit untuk dipenuhi. Maklum tingkat kebutuhan orang akan internet tidak sama. 

Ketentuan lain yang wajib disimak adalah anda akan mendapatkan fasilitas gratis biaya instalasi STROOMNET yang normalnya bertarif Rp 450000. Namun tarif promo bulanan STROOMNET hanya berlaku selama satu tahun pertama. Tahun berikutnya anda harus membayar biaya berlangganan dengan tarif normal sebesar Rp 101.000 per bulan. 

Selain itu anda juga mesti berlangganan STROOMNET minimal Dua Tahun. Jika pelanggan melakukan pembatalan sebelum masa kontrak berakhir, akan dikenakan sangsi biaya jasa terminasi dan biaya penggantian perangkat sebesar Rp 885.000.

Dengan persyaratan yang begitu rumit masihkah anda tertarik dengan promo ini????? 









Sumber : PLN 

Editor : Singgih Satriani 

Tak punya tangan dan kaki, Gadis Bali dipersunting Bule Jerman.



Satrianinewsmedia, Bali

   Ni Ketut Raka (34) gadis asal Dusun Kelemahan, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida Kabupaten Klungkung yang tidak memiliki tangan dan kaki dipersunting oleh seorang Bule Jerman bernama Michael Bommel. 

"Mereka memutuskan menikah di Nusa Penida dengan istiadat Bali," kata kepala Desa Suana I Putu Rai Sudarta (28/8). Pernikahan dilakukan pada Selasa 27/8 setelah sempat berpacaran yang dijalani selama satu tahun. 

Saat menikah Michael Bommel memakai udeng songket dengan kamben songket dan baju safari. Sementara itu Ni Ketut Raka anggun selayaknnya wanita pada umumnya dengan mengenakan pakaian kebaya putih dan kamben dan rambut di sanggul. 

"Keduanya katanya kenal lewat media sosial Facebook, suaminya sempat bolak balik Jerman Bali namun karena jodoh akhirnya mereka menikah," tuturnya. 


Masalah sempat muncul ketika ternyata Michael saat menikah hanya datang sendiri. Ia tidak mengajak seorangpun anggota keluarga yang siap sebagai wali dalam pernikahannya tersebut.

"Secara aturan formal, jika menikah berbeda negara seharusnya WNA juga didampingi oleh konsulat negaranya, ketika itu bahkan tak ada wali untuk pernikahan adatnya. Saya sempat berfikir siap untuk menjadi wali dalam pernikahanya tersebut," ungkap Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial klungkung, Williem Supriono.

Untungnya ada warga setempat yang bersedia menjadi wali pernikahan. Proses pernikahan pun berlangsung kusyuk dan hikmat. Willem Supriono mengaku sempat berbincang dengan kedua mempelai.

Setelah resmi menjadi sepasang kekasih, Michael Bommel yang bekerja sebagai pembuat gigi palsu berencana akan bolak balik dari Jerman ke Nusa Penida beberapa bulan sekali. Sementara Ni Ketut Raka tetap di kampung halamannya karena harus merawat ayahnya yang sudah berusia renta.

"Hanya saja Michael berencana untuk mengajak Raka ke Jerman namun tidak menetap, hanya sebatas memperkenalkan Raka ke keluarganya," jelas Williem.
Meskipun sudah sah secara adat sebagai suami istri, Mereka berdua harus melengkapi berbagai persyaratan agar dapat diterbitkan akta pernikahan secara dinas oleh Disdukcapil Klungkung.

Tenarnya nama Ni Ketut Raka berawal ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menjadikannya sebagai motivator disabilitas di Klungkung. Ia di jadikan pemain untuk film yang berjudul "Jangan jadikan aku beban". Bupati juga sering mengajaknya berkeliling di pelosok Klungkung untuk menjumpai warganya yang menderita Disabilitas.








Sumber : Kanal Bali

Editor : Singgih Satriani 

5 Kerajaan terkuat sepanjang peradaban manusia.



Satrianinewsmedia, Sejarah

   Kerajaan atau Monarki adalah sistem pemerintahan tertua di dunia, namun seiring waktu berjalan, banyak kerajaan yang musnah atau model pemerintahanya di ganti dengan sistem lain yang lebih modern. 

Hanya sedikit yang masih bertahan. Dalam peradaban sejarah manusia sejumlah Kerajaan tercatat sebagai yang terkuat di dunia. Berikut daftar kerajaan kerajaan terkuat dalam peradaban manusia :

1. Kerajaan Mongolia (1206 - 1368)


   Kekaisaran Mongolia berawal dari abad 13 sampai abad 14. Wilayahnya membentang dari Eropa Timur ke Asia. Kekaisaran ini adalah gabungan dari bangsa Mongol dan Turki setelah GENGHIS KHAN di proklamirkan sebagai pemimpinya pada 1206. Luas wilayahnya mencapai 24 juta km persegi. Pada 1924 kekaisaran Mongol pecah menjadi 4 bagian. 

2. Kekaisaran Rusia (1721 - 1917)


Kekaisaran ini berawal dari 1721 dan berakhir pada Revolusi Rusia dan menjadi Uni Soviet pada 1866. Kekaisaran ini memperluas wilayahnya dari Eropa Timur ke Asia dan Afrika Utara. Pada awal abad ke 19 Rusia adalah negara terbesar di dunia. Wilayahnya mencakup benua Artika di Utara sampai laut hitam diselatan, laut baltik dibarat sampai ke samudra pasifik disebelah timur.

3. Kekhalifahan Ummayah (661 M - 750 M) 


Sistem kekhalifahan adalah suatu pemerintahan Islam sebagai bentuk kesatuan politik dan kepemimpinan Muslim diseluruh dunia. Khalifah adalah pemimpin muslim setelah Nabi Muhammad SAW. Kekhalifahan Ummayah adalah khalifah ke dua dari empat khalifah dan diatur oleh dinasti Ummayah, nama ini diambil dari Ummaya bin Abd Shams, moyang dari khalifah Ummayah yang pertama. Kekhalifahan Ummayah ini adalah bangsa arab islam terbesar dalam sejarah. Luas wilayahnya mencapai 5juta km persegi. 

4. Kekaisaran Otoman Turki (1295 - 1923)


Adalah Kerajaan Islam yang berdiri dari 1 november 1295 - 24 juli 1924. Pada masa kejayaannya kekaisaran otoman meliputi 3 benua. Mengatur sebagian besar Asia Barat, Timur dan Tenggara Eropa, daerah pegunungan kaukakus, dan aftika utara. Kekaisaran ini berkuasa paling lama yaitu selama 7 abad. 

5. Kekaisaran Persia (550 SM - 330 SM) 


Kerajaan Persia, Iran Kuno adalah perkembangan dari kerajaan median, mengatur sebagian besar wilayah arab dan sekitarnya. Median dan Persia jua dikenal sebagai kerajaan Medo-Persia yakni gabungan dari kerajaan kerajaan sebelum masanya, dibangun oleh Sirus Yang Agung dan menguasai beberapa benua yaitu Asia, Eropa dan Afrika. Pada masa kejayaan wilayahnya mencapai 8 juta km persegi. 








Sumber : Sejarah Dunia

Editor : Singgih Satriani 

Pabrik Gula modern di Blitar mulai beroprasi.



Satrianinewsmedia, Blitar

   Direktur Utama PT REJOSO MANIS INDO (RMI) Syukur Iwantoro menegaskan dukungan petani dan pengusaha pabrik gula berbasis tebu terhadap kemajuan pertanian Indonesia. 

Dukungan tersebut ditandai dengan di mulainya operasional perusahaan gula Rejoso di Kabupaten Blitar Jawa Timur. 

"Kami sudah mulai menggiling tebu sejak 22 Agustus 2019 yang lalu dengan mengolah tebu rata rata diminggu pertama mencapai 4000 TCD. Angka ini masih akan terus naik sampai 10000-20000 TCD," kata Syukur (24/8). 

Syukur menjelaskan saat ini potensi lahan tebu di Kabupaten Blitar mencapai lebih 390 ribu hektar. Dengan luasan tersebut pihaknya bisa membeli lahan tebu secara langsung melalui proses transaksi pembayaran transfer tunai ke pemilik tebu dua kali dalam seminggu. 


Dengan moto " Petani Sejahtera, Produksivitas Tinggi, Perusahaan Berjaya" PT RMI membuka harga pembelian Rp 72000/Kw. Diatas harga yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp 52000/Kw. 

"Diharapkan dengan sistem pembayaran tebu putus dengan pembayaran yang cepat dan harga yang bagus ini, petani tebu di Blitar akan semakin bergairah dalam menanam tebu," katanya. 

Selain itu kata Syukur PT RMI juga memfasilitasi petani tebu untuk mendapatkan KUR melalui Bank Negara Indonesia (BNI), Fasilitas ini yang selanjutnya akan menjamin pembelian tebu dengan harga yang layak. 

Disisi lain pihaknya juga mendapat dukungan kuat dari Pemkab Blitar, Pemprov Jatim dan Juga Pemerintah Pusat. 


"Inshaallah PT RMI bersama petani tebu Blitar akan mengembalikan Kabupaten Blitar sebagai daerah produsen tebu dan gula konsumsi andalan Jawa Timur memberikan kontribusi yang signifikan menuju tercapainya swasembada gula konsumsi Nasional. Total investasi yang dikeluarkan oleg Pabrik Gula RMI sudah mencapai Rp 3,42 Triliun," ujarnya. 

Seperti diketahui bersama, Kementerian Pertanian terus mendorong minat investasi untuk meningkatkan kapasitas Produksi gula guna mencapai target swasembada gula. Dari catatan yang ada terdapat 3 pabrik gula yang sudah mulai beroprasional. 

Kapasitas masing masing berkisar 6000-10000 TCD dengan tingkat rendemen diatas 8%, jika dihitung maka dari 3 pabrik tersebut rata rata dihasilkan 3000 ton per hari. 

Kementerian Pertanian menargetkan pada 2020 akan terbangun 9 pabrik gula baru yang tersebar di Jawa dan luar Jawa serta kawasan timur Indonesia dalam rangka percepatan swasembada gula Nasional. 








Sumber : Jpnn

Editor : Singgih Satria Pamungkas