Satrianinews,Kediri
Gunung Kelud, siapa yang belum tahu tentang Gunung Kelud. Gunung Aktif yang pernah menjadi sengketa Antara Pemkab Blitar dengan Pemkab Kediri.Pada tanggal 12 Desember 2014 PTUN jawa Timur memenangkan Gugatan Pemkab Kediri atas Pengelolaan kawasan wisata Gunung yang sudah Dari dulu menjadi sengketa antara ke dua kota tersebut.
Semenjak Erupsi pada pertengahan 2014 kemarin Wajah gunung Kelud begitu berubah baik dari Fisik Alamnya dan Juga infrastruktur penunjang kawasan wisata tersebut. Puncak kawah yang sebelumnya tertutup oleh endapan kawah yang membeku (anak gunung) sekarang sudah berubah penampakanya seperti gunung Tangkuban Perahu di Jawa Barat atau Pun Kelimutu di Ende yang punya kawah danau.
Air di danau kawah yang masih aktif tersebut berwarna kuning keruh. Ini terjadi karena pengaruh gas belerang. Ditebing tebing yang mengitari anak gunung kelud dulu terdapat jalur yang bisa dilalui wisatawan (sebelum erupsi 2014).Kita bisa menyaksikan Penampakan Gunung yang berlokasi di tiga Kabupaten ini (Kediri, Blitar dan Malang)dari dekat. Danau kawah ini dikelilingi 3 puncak yakni Puncak sumbing, Puncak Gajah Mungkir dan Puncak Kelud. Ketinggian puncak mencapai 1.731 meter di atas permukaan laut. Untuk menuju puncak sekarang keadaan tracking jalurnya sudah berbeda dari sebelum letusan yang jalannya masih mulus, beda dengan sekarang yang terjal penuh bebatuan sisa letusan yang menghancurkan infrastruktur.
Untuk menuju puncak di Pintu loket kita mengeluarkan biaya yang cukup murah (kita hanya membayar Rp 23000 untuk 2 orang dalam 1 motor).Setelah itu kita meneruskan perjalanan menanjak ke Area Parkir Yang jaraknya kurang lebih 3 km dari Pintu Loket utama. Untuk menuju Puncak kawah dari tempat Parkir jaraknya masih 3 km lagi kita dilarang menaiki kendaraan/Motor pribadi Ke Atas puncak kawah. Karena yang hanya boleh naik ke Puncak hanyalah Motor motor pengojek (Yang dimanfaatkan warga Setempat yang tergabung dalam Paguyuban).Untuk mengojek ke Puncak sejauh 3 km Pulang Pergi 1 orang dikenai biaya Rp 30.000.Dan apabila anda keberatan dengan biaya kita dipersilahkan jalan kaki sejauh 3 km menanjak sertai jalan terjal. Untuk biaya parkir tidak di kenai biaya.Ditempat parkir banyak penjual kuliner yang tentunya anda tidak akan melewatknya.
Dan ada 1 lagi yang menarik sebelum masuk kawasan kawah kita juga bisa melewati sebuah terowong yang kurang lebih sepanjang 500m yang sejatinya digunakan untuk jalan aliran lahar diwaktu gunung meletus. Setelah anda melewati terowongan terlihatlah indahnya hamparan puncak kawah yang begitu Indah,Dingin,Angin bertiup kencang. Di area kawah juga banyak tukang foto yang kalau kita berminat bisa foto di situ langsung jadi yang tentunya ada Patokan biaya tertentu.
Diarea Puncak juga diberi Tali pembatas dari bibir kawah,berbeda dengan masa lalu yang Danaunya berwarna biru bagaikan telaga yang kita bisa menikmati dingin air danau saat itu. Di puncak juga di lengkapi Fasilitas penyewaan ATV. Oke begitulah pengalaman terbaru kami menyusuri puncak kawasan Kawah Kelud (5/2019.)Untuk yang belum berkunjung pasca letusan 2014 silakan anda datang dengan menikmati Wajah Baru Puncak Kelud.
(Satriani)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar