Satrianinews,Blitar
Blitar, kota kecil dibagian selatan jawa timur ini menyimpan beribu ribu keindahan dan keajaiban alam. Salah satunya adalah GOA TUMPUK. Goa ini terletak di Desa Selokajang Dukuh Maron,Selokajang,Kecamatan Srengat.
Jarak goa ini dari pusat pemerintahan Kecamatan Srengat kurang lebih berjarak 7 km dan bisa ditempuh dalam waktu 15 menit. Bila kita berangkat dari pusat pemerintahan Kecamatan Srengat, dari jalan raya kita cari perempatan sebelah barat pasar Srengat. Ambil Jalan ke selatan terus kemudian ke Timur
Setelah bertemu Monumen Sentra Gula Kelapa, jalan ke selatan hampir mencapai sungai Brantas. Jalan menuju Goa tidak begitu mudah dikenali karena harus melewati pemakaman umum dan komplek pemakaman Tioghoa. Jalan akses menuju lokasi inilah yang masih terjal dan rusak.
Goanya kecil, kata penduduk setempat. Hanya sekitar 50 sampai 75 meteran. Dinamakan Goa Tumpuk karena mungkin di Atas goa terdapat gundukan batu yang besar,Orang Jawa menyebutnya Tumpuk. Disekitar Goa sangat sepi,Dulu ada juru kuncinya yang bernama Ponirin, namun sekarang tidak ada lagi karena orangnya sudah meninggal dan tidak ada penerusnya.
Udara didalam Goa Lumayan dingin dan lembab. Saat ini sedilit orang yang berkunjung ke Goa ini hanya sekedar untuk melepas rasa penasaran. Memang pengunjung tidak di kenai biaya masuk,Namun melihat keadaan goa yang sangat kotor dan di penuhi dedaunan kering dari pohon di sekitarnya tentu membuat orang orang enggan untuk datang.
(Kondisi goa kelihatan sangat tidak terurus dan TIDAK MENDAPATKAN PERHATIAN DARI APARAT DESA untuk "dihidupkan" / di kembangkan menjadi lokasi wisata Alam)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar