Senin, 15 Juli 2019

DAN TERNYATA.......,Tak bisa di pesan,Tiket pesawat murah hanya akal akalan ???

Satrianinews,Jakarta

   Tiket pesawat murah yang berlaku mulai hari Kamis 11 Juli 2019 di duga hanya akal akalan. Bukti nya banyak masyarakat yang mengeluhkan ketersediaan tiket pesawat murah bertepatan dengan hari pemberlakuannya. 

Tiket pesawat murah diberlakukan sejak Kamis 11/7 namun pada hari itu masyarakat tidak bisa memesan tiket murah.Alasannya kursi pesawat sudah penuh. 

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian,Susiwijono menjelaskan kursi penerbangan murah sejak diberlakukan sudah di booking pada minggu minggu sebelum nya yang dibeli dengan harga mahal. 

Sehingga alokasi 30 persen seat penerbangan murah yang disediakan maskapai yang berlaku dimungkinkan bisa diperoleh pekan depan atau bulan selanjutnya.

"Ada yang nanya beberapa penerbangan enggak tersedia. Ternyata alokasi 30 persen yang tanggal 11 Juli itu sudah dipesan minggu sebelumnya sehingga memang banyak penerbangan yang sudah penuh.Apalagi minggu terakhir libur sekolah," Ujar Siswijono. 

Sebelumnya maskapai Citilink dengan kebijakan penurunan 50 persen TBA (Tarif Batas Atas) ini menyediakan 62 kali penerbangan perhari.Setiap selasa,Kamis dan Sabtu. 

"Citilink seluruh penerbangan 62 flight itu dari 62 kursi yang tersedia untuk diskon 50 persen.34 flight sudah di booking minggu sebelumnya, " lanjutnya. 

"Pola reservasi tiket di Low Cost Carier itu mereka ada gap  waktu antara date of issued dan date of travelling. Sehingga memang banyak penerbangan penuh. Karena itu kemaren hanya tersisa 34 penerbangan dari 411 kursi yang di diskon, "jelasnya. 

Adapun menariknya kata dia, terdapat 1 kali penerbangan sudah dipesan 54 kursi di harga diskon 50 persen. Sementara sisanya dipesan dengan harga diluar 30 persen. 

" Ada 1 penerbangan dari Solo ke Jakarta pukul 13.50 kursi di diskon 50 persen terisi penuh. Ada juga terisi 52 kursi Dari Jogja ke Halim Perdanakusuma jam 13.10 Wib.Jadi kemarin Citilink dari 62 penerbangan,yang tersisa diskon 34 penerbangan," Jelas Siswijono. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar