Satrianinews, Jakarta
Pilpres 2019 baru saja selesai, Namun Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA sudah memprediksi 15 nama Calon Presiden potensial yang akan maju dalam Pilpres 2024."Kami merilis 15 nama Calon Presiden potensial,memang masih jauh sekali, tapi kami sudah prediksi Capres potensial untuk lima tahun mendatang",Ujar peneliti LSI Rully Akbar di kantor LSI Jakarta.
Adapun 15 nama tersebut yakni :
1. Prabowo (Gerindra)
2. Airlangga Hartanto (Golkar)
3. Muhaimin Iskandar (PPKB
4. AHY (Demokrat)
5. Puan Maharani (PDIP)
6. Sandiaga Uno
7. Ridwal Kamil
8. Anies Baswedan
9. Ganjar Pranowo
10. Kofifah Indar Parawangsa
11. Sri Mulyani
12. Budi Gunawan
13. Tito Karnavian
14. Gatot Nurmantyo
"Jadi 14 orang itu nama nama yang sudah masuk dalam radar.Sementara orang ke 15 bisa jadi muncul the next Jokowi. Orang orang yang sebelumnya tidak masuk radar,namun tiba tiba muncu",Ujar dia. LSI Denny JA memprediksi nama nama tsb sebagai sosok potensial dengan menggunakan ukuran tokoh tokoh tersebut memiliki tingkat popularitas lebih dari 25 persen dan memilih kriteria yang masuk sumber rekrutmen seperti Capres sebelumnya.
Adapun kriteria sumber Capres sebelumnya menurut LSI Denny Yakni memiliki jabatan pemerintah pusat (seperti SBY dan Habibie),Ketum Parpol (Seperti megawati Soekarno Putri),Mewakili jenjang pemerintah daerah (seperti mantan gubernur DKI Jokowi) dan berasal dari kalangan profesional, swasta,ataupun ormas (seperti Alm Gusdur).
Sementara itu,Sandiaga Uno belum menentukan kapal baru untuk meneruskan jalan politiknya pasca Pilpres 2019.Meski tawaran gabung ke Parpol Koalisi Adil Makmur terbuka lebar.
Adalah PAN yang pertama kali ketahuan ingin meminangnya sentelah sandiaga uno keluar dari Gerindra untuk Maju pilpres sebagai Cawapres Prabowo Subianto. Kabar Sandiaga merapat ke PAN itu dilempar ketua DPRD DKI yang juga politikus PDIP Prasetyo Edy Mae Marsudi, Sepekan setelah hari pencoblosan. Prasetyo Edy saat itu menyebut Sandiaga telah memiliki Kartu Anggota PAN. Ketika itu Sandiaga sudah menepis memiliki KTA PAN. Dia bilang belum menentukan kendaraan politik baru dan ingin fokus berkampanye.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar